Malioboro Uji Coba Full Pedestrian, Wisatawan Nilai Lebih Nyaman dan Sejuk
Kamis, 09 Okt 2025, 18:15 WIBYOGYAKARTA - Kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, terasa lebih tenang dan nyaman selama uji coba kebijakan "Malioboro Full Pedestrian" yang diberlakukan selama 24 jam penuh pada Selasa (7/10). Para wisatawan mengaku menikmati suasana bebas kendaraan bermotor di kawasan ikonik tersebut.
Fadila Putri (24), wisatawan asal Solo, Jawa Tengah, mengatakan bahwa tanpa kendaraan bermotor, Malioboro terasa jauh lebih sejuk dan tidak seramai biasanya.
âLebih enak, lebih sejuk sih. Kayak tenang gitu, enggak sericuh seramai biasanya,â ujar Fadila yang datang bersama rekannya.
Menurutnya, suasana kali ini lebih nyaman untuk berjalan kaki maupun berbelanja. Ia datang menggunakan kereta rel listrik (KRL) dari Solo, kemudian melanjutkan perjalanan ke Malioboro dengan berjalan kaki.
âAku naik kendaraan umum, jadi enggak masalah. Dari stasiun ke sini jalan kaki, sekalian menikmati suasananya,â katanya.
Pantauan di lapangan menunjukkan banyak wisatawan berjalan santai di tengah jalan, berfoto, hingga duduk lesehan menikmati suasana Malioboro yang kini bebas dari lalu lintas kendaraan. Beberapa pengendara yang sempat masuk ke area tersebut langsung diminta petugas untuk menuntun motornya keluar kawasan.
Wisatawan lain, Yessi Setia (43) asal Bandung, juga menyampaikan kesan serupa. Ia menilai Malioboro terlihat lebih asri dan nyaman tanpa kendaraan bermotor.
âAsri, tenteram. Buat spot foto juga enak,â ujar Yessi yang mengaku sudah tiga kali berkunjung ke Malioboro.
Menurutnya, suasana kali ini jauh lebih menyenangkan dibanding biasanya.
âEnak enggak ada kendaraan sih. Jadi bisa lebih enak buat jalan-jalan, gitu. Lebih nyaman. Bersih juga. Yogya ini bersih,â tuturnya.
Kebijakan "Malioboro Full Pedestrian" diberlakukan Pemerintah Kota Yogyakarta selama 24 jam penuh mulai Selasa (7/10) pukul 00.00 WIB hingga Rabu (8/10) pukul 00.00 WIB, bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-269 Kota Yogyakarta.
Uji coba tersebut merupakan bagian dari rencana Pemkot Yogyakarta untuk menata Malioboro sebagai kawasan pedestrian total. Selama penerapan berlangsung, kendaraan bermotor dilarang melintas, kecuali bus Trans Jogja dan kendaraan bongkar muat pedagang.
Selain bebas kendaraan, kawasan Malioboro juga diramaikan dengan pertunjukan musik dari sejumlah musisi jalanan terpilih yang tampil di beberapa titik, menambah suasana lebih hidup dan hangat bagi para pengunjung.
- Malioboro
- "Full Pedestrian"
Redaktur: Eko S
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Uji Coba “Full Pedestrian", Wisatawan Merasa Lebih Nyaman Menikmati Suasana Malioboro
-
Malioboro akan Menjadi Kawasan Pedestrian Penuh
-
Pemprov Sulawesi Selatan: Pembangunan Stadion Jeneponto Memasuki Tahap Penyelesaian
-
Akun Investasi Mencurigakan? Fitur Baru XTB Memungkinkan Pengguna Bekukan Transaksi Secara Real-Time
-
Clean Look dan Nyaman untuk Seharian, Tren Hijab Ramadan 2026
-
Kejar Target, Kemensos Percepat Validasi Data Rekening Penerima Bansos
-
PLN Dorong Terwujudnya Kemandirian Energi Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.