Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Evakuasi 580 Pendaki dari Lereng Gunung Everest

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Tiongkok Evakuasi 580 Pendaki dari Lereng Gunung Everest Doc: ANTARA/Xinhua/Lhapa
Ket. Pemandangan Gunung Qomolangma pada ketinggian 7.028 meter di atas permukaan laut (Mdpl), di perbatasan Nepal dan China, Senin (11/5/2020).

Ankara -- Pemerintah Tiongkok berhasil mengevakuasi 580 pendaki dari lereng timur Gunung Everest, menurut laporan media pemerintah, Rabu (8/10).

Para pendaki dan lebih dari 300 personel, termasuk pemandu lokal dan penggembala yak, telah tiba dengan selamat di Kota Qudeng dan wilayah sekitarnya, menurut laporan Kantor Berita Xinhua, mengutip pejabat pemerintah setempat.

Pada Minggu (5/10), media lokal sebelumnya melaporkan sedikitnya satu pendaki tewas dan hampir 1.000 orang terjebak akibat badai salju mendadak yang melanda wilayah Tibet dan Qinghai akhir pekan lalu. Badai tersebut menyebabkan akses jalan tertutup dan sejumlah tenda roboh.

Hujan salju lebat melanda wilayah Dingri pada Sabtu malam, memengaruhi para pendaki di jalur pendakian sekitar Qudeng. Menanggapi situasi itu, pemerintah Kabupaten Dingri segera mengerahkan tim darurat untuk memulihkan komunikasi serta melaksanakan operasi penyelamatan di area terdampak.

Pada Minggu, pihak berwenang di Kabupaten Dingri mengumumkan penutupan sementara beberapa lokasi wisata, termasuk kawasan wisata Gunung Qomolangma (penyebutan Gunung Everest dalam bahasa Tibet), karena kondisi cuaca ekstrem.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) bersama Kedutaan Besar RI (KBRI) Dhaka dan KBRI Beijing terus memantau perkembangan situasi terkait badai salju yang terjadi di wilayah Pegunungan Everest yang membuat sekitar 1.000 pendaki terjebak.

"Wilayah terdampak terpantau ada di jalur pendakian yang melalui Provinsi Otonomi Khusus Xijang, di sisi Tibet. Saat ini masih terus dilakukan operasi penyelamatan oleh tim rescue gabungan," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu Judha Nugraha, di Jakarta, Senin.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun KBRI Dhaka dan KBRI Beijing, sejauh ini tidak terdapat laporan mengenai Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Sebagai langkah preventif, KBRI Beijing telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI di wilayah pendakian, khususnya yang akan naik melalui Tibet, untuk menunda perjalanan dan pendakian ke Gunung Everest.

Dalam keadaan darurat, WNI yang memerlukan bantuan atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi hotline KBRI Beijing melalui aplikasi WeChat/WhatsApp di nomor: +8618610455488. dan hotline KBRI Dhaka melalui Whatsapp di nomor: +8801614444552 Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan KBRI Beijing dan KBRI Dhaka untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh WNI di Nepal, Tibet dan sekitarnya, serta memberikan pembaruan informasi jika terdapat perkembangan lebih lanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.