Bapanas Pastikan Beras Baik yang Disalurkan ke Masyarakat oleh Bulog
Rabu, 08 Okt 2025, 14:27 WIBJAKARTA â Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi memastikan beras berkualitas baik yang disalurkan ke masyarakat. Dia tegaskan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang disalurkan oleh Perum Bulog telah melalui serangkaian upaya untuk memastikan kualitasnya.
"Kami di Badan Pangan Nasional bersama Bulog, selalu memastikan bahwa beras baik yang disalurkan ke masyarakat. Upaya menjaga kualitas stok CBP yang disalurkan ke masyarakat konsisten terus diterapkan. Harus zero mistake kalau urusan kualitas beras untuk masyarakat," tegas Arief di Jakarta, Rabu (8/10).
Menimpali itu, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA I Gusti Ketut Astawa menjelaskan Bulog terus menerus melakukan extra effort selama menyimpan stok CBP sampai hari ini. Dengan penyerapan produksi dalam negeri yang telah tembus 3 juta ton, tentu harus dibarengi dengan berbagai upaya penjaminan kualitas sebelum stok disalurkan.
"Itu teman-teman di Bulog tidak kendur melaksanakan pemeliharaan secara rutin di gudang. Ini tentu agar dapat mengendalikan potensi turun mutu stok beras kita. Masyarakat harus mendapatkan beras Bulog yang kualitasnya baik," ujar Deputi Ketut.
Adapun upaya pemeliharaan yang dilakukan Bulog meliputi pemeriksaan awal beras saat masuk ke gudang dan kualitas beras di gudang secara berkala. Kemudian dilakukan pula dengan memastikan sanitasi gudang dan spraying (penyemprotan) hingga fumigasi apabila ada indikasi serangan hama.Â
Dalam penyaluran ke masyarakat tetap memperhatikan kondisi riil kualitas beras yang apabila ditemukan penurunan mutu, tanpa menunggu lama, segera diterapkan tindakan seperti pemisahan dan reprocessing (pengolahan kembali). Bulog pun memastikan hanya beras layak konsumsi yang tersalurkan ke masyarakat.Â
Untuk diketahui, sampai 6 Oktober, posisi stok beras di Bulog berada di angka total 3,89 juta ton yang terdiri dari CBP 3,83 juta ton dan komersial 56,6 ribu ton. Sumber stok bersumber dari pengadaan dalam negeri dengan total 3,091 juta ton dengan realisasi penyaluran ke masyarakat melalui berbagai program di angka 870,8 ribu ton.
Ganti Beras Rusak
Perum Bulog sebelumnya bergerak cepat menanggapi temuan beras turun mutu di Kota Ternate, Maluku Utara, yang sebelumnya menjadi perhatian Komisi IV DPR RI. Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menjaga kepercayaan publik, Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan kerja langsung ke Ternate untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan sesuai dengan standar dan memastikan stok beras untuk masyarakat tetap terjaga dalam kondisi baik.
Dalam kunjungan tersebut, Bulog segera melakukan langkah-langkah konkret dengan mengirimkan sebanyak 270 ton beras ke Ternate guna memperkuat cadangan pangan di wilayah Maluku Utara. Selain itu, Bulog juga melakukan reproses atau pengolahan ulang terhadap beras yang mengalami penurunan mutu namun masih layak konsumsi. âBeras turun mutu bukan berarti tidak layak. Kami memiliki mekanisme reproses agar kualitasnya kembali sesuai standar. Sementara beras yang rusak dan tidak bisa diperbaiki akan diuji di laboratorium untuk memastikan langkah tindak lanjut yang sesuai dengan ketentuan,â ujar Rizal, Selasa (7/10)
Bulog menjelaskan bahwa beras yang dikategorikan rusak akan melalui tahapan pemeriksaan laboratorium sebelum diputuskan langkah penanganannya. Jika hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan yang masih di bawah batas keamanan pangan, beras dapat dijual ke industri pakan. Namun apabila hasil uji menunjukkan kadar di atas batas keamanan pangan, maka beras tersebut dapat dijual ke industri non-pangan atau non-pakan, bahkan dilakukan pemusnahan apabila tidak memenuhi standar keamanan. Langkah ini menunjukkan komitmen Bulog terhadap keamanan pangan sekaligus penerapan tata kelola yang akuntabel dan transparan.
Selain melakukan peninjauan ke gudang dan fasilitas reproses, Direktur Utama Bulog juga melakukan silaturahmi dengan Kapolda Maluku Utara, Komandan Korem serta Kesultanan Ternate sebagai bagian dari sinergi antara Bulog, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.
Kesultanan Ternate menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Bulog dalam menangani isu beras turun mutu sekaligus mendukung program pangan nasional Presiden Republik Indonesia yang dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
BULOG: Stok Beras Nasional Capai 5,25 Juta Ton Tersebar di Seluruh Gudang!
-
Tak Selalu Stunting, Anak Bertubuh Pendek Bisa Dipicu Faktor Hormon dan Genetik
-
Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
-
Efek Margin Baru 7 Persen, Bulog Prediksi Raup Laba Rp1,14 T
-
Bunga Pinjaman Bulog Dipangkas! Dari 8 Jadi 5 Persen, Ini Dampaknya ke Harga Beras
-
Gudang Penuh! Bulog Minta Penggilingan Jaga Kualitas Beras
-
Senin, Samsat Keliling Layani Warga Jadetabek di Sejumlah Titik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.