Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Sewerage Development Project Diperpanjang hingga 2026, Berikut Daftar Jalan yang Terdampak

Selasa, 07 Okt 2025, 13:15 WIB

JAKARTA – Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta resmi memperpanjang rekayasa lalu lintas terkait proyek Jakarta Sewerage Development Project (JSDP) Zona-1 Paket 5 (area 2-1). Pekerjaan yang dimulai sejak Agustus 2023 ini akan berlangsung bertahap hingga Desember 2026 sesuai jadwal terbaru.

Dalam dokumen resmi yang ditandatangani Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, disebutkan bahwa pekerjaan akan dilakukan di sejumlah titik penting di Jakarta. Beberapa metode pekerjaan meliputi test pit, soil investigation, pekerjaan galian, pemasangan turap baja, pekerjaan road deck, hingga jacking.

Ket. Foto: — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Adapun titik yang terdampak tersebar di sejumlah ruas jalan seperti Jalan Pangeran Jayakarta, Jalan Kartini Raya, Jalan Pasar Baru, Jalan Cikini Raya, hingga Jalan Mangga Dua. Selain itu, terdapat pula titik pekerjaan di Jalan Proklamasi, Jalan Prof. Moh. Yamin, Jalan Batu, Jalan Menteng Raya, Jalan Medan Merdeka Timur, hingga Jalan Tamansari.

Setiap titik memiliki jadwal berbeda dengan status pekerjaan berupa driving, arrival, bergeser, maupun proses road deck. Misalnya, di Jalan Pangeran Jayakarta, pekerjaan titik E-12/4.8 dimulai sejak 24 Agustus 2023 hingga 28 Oktober 2024 dan diperpanjang sampai 28 Februari 2025. Sementara titik E-12/7.7 di Jalan Pasar Baru dimulai 5 Agustus 2024 hingga 18 Juli 2025 dan diperpanjang sampai 1 November 2025.

Rekayasa lalu lintas pun diberlakukan pada sejumlah jalur untuk menghindari kemacetan dan penumpukan kendaraan. Salah satunya di Jalan Mangga Besar II yang mengalami pengaturan lalu lintas menjadi dua arah di sisi utara, sedangkan sisi selatan hanya untuk sepeda motor. Selain itu, Jalan Mangga Besar IV tetap diberlakukan dua arah guna mendukung mobilitas warga.

“PT Nindya Karya-Modern KSO selaku pelaksana proyek JSDP bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan di lokasi pembangunan,” tulis keterangan resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Dinas Perhubungan juga menghimbau kepada masyarakat agar menghindari ruas jalan yang terdampak pekerjaan proyek. Pengguna jalan diharapkan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

“Selama pekerjaan akan terjadi pengurangan atau penyempitan jalan dengan dimensi area 40x5 meter, namun pada lokasi tertentu dilakukan pelebaran jalan untuk menambah kapasitas,” lanjut keterangan Dishub.

Beberapa titik pekerjaan juga memiliki catatan khusus berupa diversion chamber, review desain, hingga proses pemindahan road deck. Seperti di titik E-12/6.0B yang berlangsung pada 12–8 Juli 2025 dengan pekerjaan diversion chamber, serta titik E-7.0 di Jalan Medan Merdeka Timur yang ditunda karena perlu dilakukan review desain.

Selain jalan-jalan utama di pusat kota, pekerjaan JSDP juga berdampak pada ruas jalan sekitar kawasan perdagangan. Di antaranya Jalan Pasar Baru, Jalan Batu, Jalan Raden Saleh, hingga Jalan Kali Pasir. Selama pekerjaan berlangsung, jalur-jalur tersebut akan mengalami pengalihan arus lalu lintas sesuai kondisi di lapangan.

Bagi pengendara roda empat dan kendaraan berat, Dishub DKI telah menyiapkan jalur alternatif. Misalnya, kendaraan dari Jalan Mangga Besar II diarahkan melalui Jalan Mangga Besar IV menuju Jalan Taman Sari X, atau melalui Jalan Lautze untuk mengurangi kepadatan di sekitar Tamansari.

Sementara itu, pekerjaan di Jalan Tambak, Jalan Hu. Juanda, hingga Jalan Antara akan menimbulkan penutupan sebagian jalur. Masyarakat yang melintas diminta memperhatikan rambu lalu lintas dan memanfaatkan jalur alternatif yang sudah disediakan.

Dengan adanya proyek JSDP ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan peningkatan infrastruktur pengelolaan air limbah perkotaan. Proyek ini diharapkan mampu mendukung kualitas lingkungan hidup serta memperbaiki sistem drainase di wilayah ibu kota.

Dinas Perhubungan menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan terus diperbarui sesuai perkembangan pekerjaan proyek. Informasi mengenai perubahan jadwal dan penutupan jalan akan diumumkan secara berkala agar masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.