Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tragedi Ponpes Al Khoziny, Basarnas: Korban Meninggal Bertambah Jadi 37 Orang

📅 Minggu, 05 Okt 2025, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tragedi Ponpes Al Khoziny, Basarnas: Korban Meninggal Bertambah Jadi 37 Orang Doc: Basarnas
Ket. Sejumlah petugas mengevakuasi korban runtuhnya mushala Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Sabtu (4/10/2025).

JAKARTA - Jumlah korban meninggal akibat ambruknya bangunan mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur bertambah menjadi 37 orang.

Bagian dari gedung ponpes yang bertingkat di Sidoarjo itu tiba-tiba runtuh pada hari Senin (29/9) saat para santri hendak melaksanakan salat Ashar.

"Hingga Minggu pagi, jumlah korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 141 orang. 104 orang dalam kondisi selamat, dan 37 orang meninggal dunia," kata Direktur Operasional Badan SAR Nasional (Basarnas) Yudhi Bramantyo dalam keterangan tertulis, Minggu (5/10).

Ia menambahkan, 26 orang masih hilang. 

Jumlah korban meninggal tersebut termasuk bagian tubuh yang ditemukan tim penyelamat dari reruntuhan pada hari Sabtu, kata Yudhi. 

Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit dalam keterangan terpisah membenarkan jumlah korban meninggal sebanyak 37 orang.

Para penyelidik telah menyelidiki penyebab keruntuhan tersebut, tetapi menurut para ahli, tanda-tanda awal menunjukkan adanya konstruksi di bawah standar.

Operasi penyelamatan itu rumit karena getaran di satu tempat dapat memengaruhi area lain, kata para pejabat.

Namun keluarga korban hilang sepakat pada hari Kamis agar peralatan berat digunakan, setelah "masa emas" 72 jam untuk peluang terbaik bertahan hidup berakhir.

Basarnas kembali menemukan 13 jenazah korban runtuhnya pada Sabtu (4/10) malam hingga Minggu (5/10) dini hari.

Nanang mengatakan untuk korban ke-38 dievakuasi pada pukul 23.26 WIB, dan korban ke-39 dievakuasi pada pukul 23.29 WIB.

"Sistem kerjanya sama yaitu dengan menggunakan alat berat sebagai pembuka akses untuk kemudian tim SAR melaksanakan evakuasi jika memang terlihat," kata Nanang di Sidoarjo, Minggu.

Selanjutnya, kata dia, upaya pencarian dan evakuasi pun terus berlanjut dan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 11 korban.

Ia menjelaskan sekitar pukul 00.13 WIB, korban ke-40 berhasil dievakuasi, disusul korban ke-41 pada pukul 00.29 WIB, lalu korban ke-42 dan ke-43 dalam selang waktu kurang dari tiga menit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.