Gubernur Jateng: Pers Jadi Pilar Krusial Pembangunan Daerah, Mengawal Transparansi dan Kemajuan Masyarakat

Minggu, 05 Okt 2025, 17:40 WIB

Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyebut pers memiliki peran penting bagi pembangunan daerah sekaligus berperan dalam mengawal jalannya pemerintahan, baik pusat, provinsi, maupun daerah.

Luthfi saat menghadiri Malam Silaturasa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Surakarta, Sabtu (4/10), mengatakan kehadiran pers bukan hanya sebagai penyampai informasi dan edukasi, tetapi juga sebagai pemberi kritik dan saran kepada pemerintah.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri acara Malam Silaturasa Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Taman Balekambang, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (4/10). — Sumber: Antara

“Insan pers kami gandeng untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat, serta kritik konstruktif,” ujarnya seperti dikutip dari keterangan diterima di Jakarta, Minggu.

Dalam membangun Jawa Tengah, menurut Luthfi, selalu mengusung pemerintahan kolaboratif yang tidak hanya melibatkan elemen pemerintah, tokoh, masyarakat, dan akademisi, tetapi juga menggandeng insan pers.

Dia menegaskan Pers merupakan salah satu pilar demokrasi. Kebebasan pers yang meliputi hak untuk mencari, memperoleh, menyebarluaskan gagasan, dan informasi telah dijamin secara konstitusional dan diatur oleh undang-undang.

Melalui peran tersebut, kata Luthfi, kolaborasi antara pemerintah dengan insan pers menjadi prioritas. Sebab, insan pers mampu berperan dalam menjembatani antara pemerintah dan masyarakat.

Di samping itu, dia menyebut melalui insan pers pula pemerintah bisa menyampaikan program, kebijakan, serta edukasi kepada masyarakat, termasuk program prioritas yang ia usung bersama Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga menyampaikan selamat kepada pengurus PWI Pusat periode 2025–2030. Dia berharap pengurus yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik.

Sementara itu, Ketua PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan Malam Silaturasa merupakan bagian dari rangkaian acara pengukuhan pengurus PWI Pusat 2025–2030. Kota Surakarta dipilih karena sejarah PWI lahir di kota tersebut.

"Pengukuhan ini dilakukan di Monumen Pers Nasional. PWI lahir di kota ini, kita ingin napak tilas sejarah lahirnya PWI dengan semangat persatuan dan perjuangan. Apalagi hampir dua tahun terakhir PWI terbelah," kata Munir.

Melalui acara itu, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA ini berharap dapat terus memberikan semangat untuk berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa dan pembangunan.

“Terima kasih atas perhatian dari Pemerintah Provinsi Jateng dan Pemerintah Kota Surakarta yang membawa semangat bagi kami, PWI mendukung Gubernur Jateng dalam pembangunan di Jateng," kata Munir.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.