Pemkot Bukittinggi Antisipasi KLB Campak dengan Layanan Imunisasi Intensif
Sabtu, 04 Okt 2025, 19:07 WIBPemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat menegaskan komitmen mengantisipasi kejadian luar biasa (KLB) terkait kasus penyakit campak dengan layanan imunisasi.
"Kasus campak, jangan menjadi KLB. Sudah datang perwakilan World Health Organization (WHO) ke Bukittinggi. Ada temuan 56 orang terjangkit," kata Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Sabtu.
Ia mengimbau masyarakat Bukittinggi untuk membawa anak-anaknya mendapatkan imunisasi karena terbukti efektif menurunkan angka kesakitan dan kematian.
Menurutnya, rendahnya cakupan imunisasi campak beresiko menimbulkan wabah dan KLB.
"Saat ini kasus campak meningkat di berbagai wilayah di Indonesia. Kita tidak ingin seperti di Madura dengan angka kematian 20 orang karena penyakit ini," katanya.
Dia mengungkapkan, masih adanya laporan program imunisasi campak yang ditolak oleh warga ataupun orangtua murid.
"Masih ada juga satu sekolah yang satupun tidak mau anaknya divaksin. Edukasi penyebaran virus terlalu mudah perlu ditingkatkan ke masyarakat," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bukittinggi Ramli Andrian mengatakan tim kesehatan telah bergerak ke setiap sekolah untuk memberikan imunisasi campak.
"Dari 56 warga yang terjangkit, sudah dilakukan pengambilan sampel darah dan diperiksa di labor khusus Kementerian Kesehatan di Jakarta," katanya.
Pemkot Bukittinggi juga telah menerbitkan surat edaran tentang wajib imunisasi campak dengan nomor 400.7/968/DKK-P2P-SURV.SE/2025.
Disebutkan, terdapat tiga kelurahan di Bukittinggi yang penduduknya cukup banyak terjangkit campak yaitu Kelurahan Pakan Kurai, Tarok Dipo dan Campago Guguak Bulek.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Persik Kediri Perpanjang Kontrak Ezra Walian
-
Samsung di CES 2026 Tekankan Interoperabilitas Smart Home untuk Wujudkan Home AI yang Lebih Manusiawi
-
Ekspor Komputer Vietnam Raup Puluhan Miliar Dolar, Lampaui Target Nasional
-
Usai Membuat Sejarah, Janice Tjen Tumbang
-
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Stabil Setelah Libur Panjang Maulid Nabi
-
Jadi Solusi Kesenjangan Pembiayaan, Kopdes Merah Putih Gerakkan Pertumbuhan Usaha Informal
-
Isi 17+8 Tuntutan Rakyat yang Didesak Masyarakat kepada Pemerintah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.