Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gedung Putih: PHK 'Segera Terjadi' Tanpa Ada Tanda-tanda Shutdown Berakhir

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 11:11 WIB | Oleh:

Partai Republik juga berpendapat perpanjangan layanan kesehatan yang diupayakan Partai Demokrat akan membebani pembayar pajak Amerika lebih banyak uang dan ditetapkan untuk mengelola kompleksitas era Covid yang sudah tidak ada lagi.

Pekerja esensial seperti agen perbatasan dan militer mungkin terpaksa bekerja tanpa bayaran untuk sementara waktu, tetapi pegawai pemerintah yang dianggap tidak penting akan diberikan cuti tanpa bayaran untuk sementara waktu. Sebelumnya, para pekerja ini dibayar secara retrospektif.

Para analis memperkirakan penutupan pemerintah kali ini akan lebih besar daripada penutupan terakhir pada tahun 2018, ketika Kongres telah mengesahkan beberapa RUU pendanaan. Mereka memperkirakan sekitar 40% pegawai federal—sekitar 750.000 orang—akan diberhentikan sementara.

Beberapa pekerja dirumahkan pada hari Rabu. Namun, pemerintahan Trump juga mengancam akan melakukan PHK permanen terhadap pegawai federal.

"Jujur saja, kalau hal ini berlarut-larut," ujar Vance dalam pengarahan pada hari Rabu, "kita terpaksa memberhentikan karyawan."

Vance juga membuat klaim - yang berulang kali dibantah oleh Demokrat - bahwa penutupan tersebut merupakan hasil dari para petinggi Demokrat yang mengadvokasi agar manfaat perawatan kesehatan diperluas ke migran tidak berdokumen.

Hukum AS sudah melarang migran tanpa dokumen mendapatkan perlindungan kesehatan bersubsidi federal. "Partai Demokrat tidak pernah mengisyaratkan bahwa kami tertarik mengubah hukum federal," kata Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries.

Russell Vought, kepala anggaran Gedung Putih, memberi penjelasan kepada Partai Republik secara tertutup tentang seperti apa PHK yang akan datang, meskipun rincian publik tentang rencana tersebut masih sedikit.

Di Capitol Hill, ada sedikit keinginan untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri kebuntuan pada hari Rabu.

"Tidak ada yang perlu dinegosiasikan. Tidak ada yang bisa kita tarik dari RUU ini untuk membuatnya lebih ramping atau lebih bersih dari yang sudah ada," kata Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson.

Pemungutan suara berikutnya mengenai rancangan undang-undang pendanaan jangka pendek yang diusulkan Partai Republik diperkirakan akan dilakukan pada hari Jumat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
PT KAI Raih Pendapatan Rp17...
Luar Negeri
AS-Jepang Bersatu Intervens...
Daerah
Otsus Papua Dirancang untuk...

Selat Hormuz Macet Bikin Inggris di Ambang Resesi

38 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Selat Hormuz Macet Bikin In...
Megapolitan
150 Merek Industri Pendukun...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.