Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda di Sulsel Diminta untuk Siaga Hadapi Musim Hujan Mulai Oktober

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Pemda di Sulsel Diminta untuk Siaga Hadapi Musim Hujan Mulai Oktober Doc: antara foto
Ket. Kepala BPBD Sulsel Amson Padolo di Makassar, Minggu (28/9).

MAKASSAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan mengimbau seluruh pemerintah kabupaten (Pemkab) dan kota meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang diprakirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai Oktober 2025 hingga April 2026.

Kepala BPBD Sulsel Amson Padolo di Makassar, Minggu (28/9), mengatakan sebagian besar daerah akan mengalami curah hujan dengan kategori normal, namun terdapat sejumlah kabupaten dan kota berpotensi menghadapi curah hujan di atas normal.

“Walaupun sebagian besar diprediksi normal, kita tetap berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah kabupaten dan kota maupun masyarakat, untuk melakukan langkah antisipatif. Sebab, setiap musim hujan kerap disertai bencana hidrometeorologi,” ujar dia.

Ia menjelaskan prakiraan awal musim hujan 2025/2026 di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan terjadi pada Oktober hingga November 2025. Tercatat 18 zona musim (ZOM) atau sekitar 75 persen wilayah diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada periode tersebut.

Jika dibandingkan dengan kondisi normal, awal musim hujan tahun ini diprakirakan lebih maju di 17 ZOM atau sekitar 71 persen wilayah. Sifat hujan diperkirakan umumnya berada pada kategori normal, yakni di 20 ZOM atau 83 persen wilayah.

Puncak musim hujan diprakirakan terjadi dua kali, yakni Desember 2025 dan April 2026. Masing-masing periode puncak tersebut diprakirakan melanda 10 ZOM atau sekitar 42 persen dari total wilayah Sulawesi Selatan.

Ia mengatakan penanganan kebencanaan merupakan urusan bersama dengan melibatkan pentahelix, yakni pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta media.

Oleh karena itu, setiap daerah diharapkan segera membentuk posko-posko kedaruratan dan menyiapkan lokasi evakuasi bila terjadi peningkatan eskalasi curah hujan.

Selain itu, sektor pertanian diminta melakukan penyesuaian. Waktu tanam perlu dimajukan agar hasil panen tidak terganggu oleh intensitas hujan tinggi, sedangkan untuk sektor kesehatan, tenaga medis diingatkan mewaspadai peningkatan penyakit yang dipicu curah hujan dan kelembapan.

Di bidang infrastruktur diharapkan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk pembenahan drainase dan daerah aliran sungai untuk mencegah terjadinya genangan dan banjir.

Ia mengatakan perlunya mitigasi terukur dalam mengurangi terjadinya banjir dan longsor yang biasanya terjadi pada musim hujan.

Ia mengatakan atas arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, pemerintah provinsi telah mendistribusikan logistik ke semua daerah sebagai stok serta beberapa perahu polyethylene di daerah rawan banjir.

Selain itu, pihak OPD terkait juga menyiagakan peralatan untuk mengantisipasi terjadinya longsor di beberapa daerah yang rawan.

"Jadi kita berharap ada kesiapsiagaan dan keterpaduan. Teman-teman juga sudah mengantisipasi beberapa lokasi yang dapat dijadikan tempat untuk evakuasi, apabila ada daerah yang terdampak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...
Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.