Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mentrans Promosikan Potensi Ekonomi 154 Kawasan Transmigrasi di World Expo 2025 Osaka

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 09:30 WIB | Oleh:
Mentrans Promosikan Potensi Ekonomi 154 Kawasan Transmigrasi di World Expo 2025 Osaka Doc: Kementerian Transmigrasi
Ket. Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara

JAKARTA - Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara mempromosikan berbagai potensi ekonomi dari 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia pada World Expo 2025 yang digelar di Osaka, Jepang.

Dalam ekspo tersebut, ia melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan investor Jepang untuk membahas peluang investasi untuk menjadikan area transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.

“Kunjungan (ke ekspo) ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang baru saja kami tandatangani,” ujar M Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam keterangan tertulis  yang diterima di Jakarta, Minggu (28/9).

Ia mengatakan kolaborasi antara program transmigrasi dan sektor industri merupakan hal yang penting, mengingat program transmigrasi dapat menyediakan lahan dan tenaga kerja produktif, sedangkan sektor industri menawarkan modal, teknologi dan off-taker.

“Inilah titik temu kita. Transmigrasi dan industri harus kita kawinkan untuk melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Itu salah satu misi utama yang saya bawa ke Jepang,” katanya.

Tidak hanya Mentrans Iftitah, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Kementrans Velix Vernando Wanggai juga ikut dalam kunjungan ke Jepang untuk menjajaki potensi kerja sama dengan investor global.

Salah satu hasil awal dari kunjungannya adalah penjajakan kemitraan dengan perusahaan multi-industri asal Korea Selatan LX International untuk pengembangan kawasan transmigrasi di Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Pemerintah optimistis kehadiran Indonesia di World Expo 2025 akan menarik minat investor asing untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Kementrans dan Kemenperin menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama strategis pengembangan 154 kawasan transmigrasi di kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Jakarta, Jumat (26/9).

Kolaborasi tersebut bertujuan untuk mengintegrasikan sumber daya transmigrasi dengan seperti modal, teknologi, dan akses pasar, guna mendorong terbentuknya sentra industri baru di kawasan transmigrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

32 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.