Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Tuding Ada 'Sabotase' di Markas PBB, Menuntut Dilakukan Penyelidikan

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 14:30 WIB | Oleh:

Juru bicara PBB Stephane Dujarric pada hari Selasa mengeluarkan pernyataan menanggapi keributan tersebut, dengan mengatakan seorang videografer dari delegasi AS "mungkin secara tidak sengaja mengaktifkan fungsi keselamatan" pada eskalator.

"Mengenai teleprompter, kami belum bisa berkomentar karena teleprompter untuk presiden AS dioperasikan oleh Gedung Putih," ujarnya.

Seorang pejabat Dinas Rahasia, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada AFP bahwa badan tersebut "sedang menyelidiki apa yang dikatakan PBB untuk menguatkannya."

Saat dihubungi untuk memberikan komentar setelah unggahan Trump pada hari Rabu, seorang pejabat PBB, yang juga berbicara dengan syarat anonim, merujuk pada pernyataan Dujarric sebelumnya.

Mengenai masalah suara, pejabat tersebut mengatakan: "Sistem suara dirancang agar orang-orang yang duduk di tempat duduk mereka dapat mendengar pidato yang diterjemahkan ke dalam enam bahasa berbeda melalui earphone."

Mike Waltz, Duta Besar AS yang baru dilantik, mengatakan di X, ia telah secara resmi menuntut "hasil lengkap" dari penyelidikan PBB atas insiden eskalator, serta "penjelasan terperinci tentang akar penyebab kegagalan teleprompter, beserta rencana segera untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan yang kuat."

"Amerika Serikat tidak akan menoleransi ancaman terhadap keamanan atau martabat kami di forum internasional. Kami mengharapkan kerja sama yang cepat dan tindakan tegas," tambah Waltz.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.