Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Main! Listrik dari Sampah Segera Punya Harga Resmi, Investor Siap-Siap

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Main! Listrik dari Sampah Segera Punya Harga Resmi, Investor Siap-Siap Doc: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Ket. Petugas melakukan pengawasan mesin pengolahan sampah menjadi energi listrik pada instalasi pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) Putri Cempo di Solo, Jawa Tengah.

JAKARTA – Regulasi soal harga listrik dari sampah sangat penting untuk menciptakan kepastian investasi dan mendorong pengembangan energi terbarukan berbasis pengelolaan limbah.

Tanpa regulasi yang jelas, investor ragu menanamkan modal karena risiko keekonomian proyek tinggi, sementara pemerintah daerah kesulitan menjamin keberlanjutan operasional pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Harga listrik yang diatur secara adil akan menjadi insentif bagi produsen energi, sekaligus memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan regulasi yang akan mengatur soal pemanfaatan sampah menjadi energi, termasuk soal penetapan harga listrik yang dihasilkan dari PLTSa.

“Dengan adanya kebijakan pemerintah yang ini (pemanfaatan sampah menjadi energi), kami sedang memperbarui regulasinya,” kata Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dalam Green Energy Summit 2025 di Jakarta, Selasa (23/9).

Terdapat tiga hal yang, menurut dia, nantinya diatur oleh Kementerian ESDM, yakni penetapan harga listrik yang berasal dari proses insinerasi dan gasifikasi, kemudian bioenergi yang terdiri atas biomassa dan biogas, serta bahan bakar substitusi dari pirolisis.

Yuliot mengatakan volume sampah nantinya akan dikelola berdasarkan data timbunan sampah pada 2024.

Timbunan sampah yang tercatat pada 2024 mencapai 33,8 juta ton, dengan 20,2 juta ton atau 59,9 persen telah terkelola. Sedangkan, seberat 13,6 juta ton atau sekitar 40,1 persen masih belum dikelola.

“Yang tidak terkelola ini menimbulkan dampak terhadap lingkungan,” ujar dia.

Oleh karena itu, Yuliot mengatakan berharap melalui kebijakan mengubah sampah menjadi energi, Kementerian ESDM dapat turut serta dalam menyelesaikan permasalahan sampah perkotaan.

“Sehingga dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup, pengurangan emisi, menjadikan wilayah perkotaan menjadi semakin bersih, dan menambah pasokan energi hijau,” kata Yuliot.

Dorongan percepatan proyek PLTSa mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka pada 25 Agustus 2025. Presiden memerintahkan proses administrasi dipangkas dari enam menjadi tiga bulan, sehingga target penyelesaian proyek dalam 18 bulan dapat tercapai.

Pemerintah menargetkan pembangunan PLTSa di 30 kota besar dengan potensi produksi listrik rata-rata 20 MW per kota.

Terkait rencana tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan proyek pemanfaatan sampah menjadi energi masih menunggu hasil kajian dan verifikasi dari Danantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Mourinho Terus Menata Kekuatan Madrid

25 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Mourinho Terus Menata Kekua...
Olahraga
Marc Marquez Siap Kembali k...
Luar Negeri
Prancis Siapkan Pangkalan R...

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.