- Home
-
- Megapolitan
-
- Ungkap Kasus Mayat Bocah d...
Ungkap Kasus Mayat Bocah di Penjaringan, Polisi Periksa 7 Orang Saksi
Senin, 22 Sep 2025, 12:30 WIBJAKARTA - Polsek Metro Penjaringan menyatakan telah memeriksa tujuh orang saksi untuk mengungkap kematian bocah perempuan AR (8) yang ditemukan tewas di kamar indekos Jalan Arwana, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu (21/9).
"Kami periksa lima saksi dan kedua orang tua dari korban berinisial S (44) dan ibu korban MKR," kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya di Jakarta, Senin.
Menurut dia, korban ditemukan di kos-kosan milik ibunya dan berada di sebuah kamar di lantai tiga.
"Kami sudah memeriksa saksi yang ada di lantai satu dan lantai dua. Selain itu kami juga telah mengambil rekaman CCTV," kata dia.
Petugas juga telah memasang garis polisi di lokasi yang bertujuan agar lokasi kejadian ini tidak rusak dan tidak ada barang bukti yang diambil.
"Kemungkinan masih ada barang bukti yang berkaitan dengan kasus ini di lokasi kejadian," kata Agus.
Sebelumnya, tim juga sudah mengamankan sebagian barang-barang yang diduga berhubungan dengan peristiwa perkara dan sudah diamankan oleh Tim Identifikasi oleh Polres Metro Jakarta Utara.
Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian bocah AR. "Berdasarkan visum luar, untuk titik luka yang dialami korban kami belum dapat dipastikan karena kondisinya sudah membusuk," kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya di Jakarta, Senin (22/9).
Ia mengatakan korban ini diperkirakan sudah meninggal selama lima hari dan saat ditemukan kondisi tubuhnya sudah membusuk. Tak hanya itu, darah berceceran serta bau menyengat di lokasi kejadian.
"Jadi luka itu bukan luka tusukan. Kami belum dapat menyimpulkan sejauh itu karena harus didalami sama ahlinya nanti dari forensik," ujarnya.
Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan visum luar dan langsung mengirim jasad ke RS Polri untuk dilakukan autopsi sehingga diketahui penyebab kematian korban.
"Tim identifikasi Polres Metro Jakarta Utara juga telah melakukan pemeriksaan dan mengambil sejumlah barang bukti di lokasi kejadian," kata Agus.
Ia menambahkan anak perempuan ini memang tinggal di kamar tersebut dengan ibunya. Sang ibu yang memiliki kos tersebut.
Agus menambahkan hingga saat ini petugas masih meminta keterangan yang sifatnya lebih mendalam kepada orang tua karena ini ada hubungan dengan anak yang sudah ditemukan tewas.
"Tentunya kondisi emosional dari orang tua harus kita pahami juga kebatinan keluarga dan harus pelan-pelan dan bertahap mengambil keterangannya," ucapnya.
Berdasarkan keterangan saksi, kata Agus, orang tua korban ini tengah sibuk bekerja, sehingga tidak terlalu paham kondisi anak yang berada di kamar paling atas itu. Namun demikian, pihaknya terus mendalami kasus tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Misteri Kematian Satu Keluarga Terkubur di Rumah Mewah Indramayu, Bermula Saat Warga Cium Bau Busuk!
-
Pemerintah Tanggapi Temuan Cengkih Terkontaminasi Radioaktif Cs-137
-
Polisi Dalami Kasus Mayat Bocah Perempuan di Kamar Kos di Penjaringan
-
Kemenhan terima kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat Australia
-
Hasil Imbang 1-1, Timnas Putri U-19 Ditahan Kamboja
-
Pemusnahan media pembawa hama penyakit di Padang
-
Pengamanan Gereja Diperketat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.