Pembangunan Akses Penghubung, Semarang Lama Siap Jadi Magnet Wisata Baru yang Ramah Pengunjung

Senin, 22 Sep 2025, 03:30 WIB

Semarang - Pemerintah Kota Semarang berencana menyiapkan akses penghubung sejumlah destinasi wisata di sekitar kawasan Semarang Lama.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Semarang, Minggu (21/9), mengatakan, akses tersebut akan memperkuat konektivitas kawasan Kota Lama, Kampung Melayu, Kampung Kauman, dan Pecinan

"Jalur ini akan menghubungkan dari Kota Lama ke Kampung Melayu sampai ke Kampung Kauman dan Pecinan, sehingga spot-spot yang menarik wisatawan lebih panjang dan lebih banyak lagi," katanya.

Ia menuturkan tidak hanya Kota Lama yang memiliki kisah sejarah. Kawasan Kampung Melayu, Kampung Kauman, bahkan Pecinan yang berada di sekeliling Kota Lama juga menyimpan ribuan ragam cerita.

Melalui pengembangan heritage Semarang Lama, dia mengharapkan minat berwisata ke Kota Semarang semakin tinggi seiring para wisatawan dapat berkesempatan mengunjungi beberapa destinasi sekaligus, serta menghabiskan waktu lebih lama di Kota Semarang.

Ia memastikan kesiapan jalur pendukung tersebut sudah bisa beroperasi tahun depan.

"Saat ini beberapa lokasi menjadi prioritas pembenahan, salah satunya pembangunan jembatan di sekitar Jalan Inspeksi, dekat Klenteng Tay Kak Sie," katanya.

Ia menambahkan Kota Semarang merupakan kota yang tidak pernah habis untuk diabadikan.

"Ada ragam budaya, ruang publik, lanskap kota yang penuh warna dan layak dilihat dari perspektif kreatif," tambahnya.

Dengan adanya jalur penghubung, Pemkot berharap para pengunjung dapat menjelajahi keempat area tersebut dengan lebih mudah dan nyaman. Hal ini akan mendorong wisatawan untuk menghabiskan waktu lebih lama, sehingga berdampak positif pada perputaran ekonomi lokal.

Ket. Foto: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng. — Sumber: Antara

Pembangunan akses penghubung ini diharapkan dapat selesai dan beroperasi mulai tahun depan, sejalan dengan komitmen Pemkot untuk terus mengembangkan pariwisata di Kota Semarang.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.