Proyek Pengendalian Banjir Dikorupsi, Rakyat Filipina Gelar Demo Besar-besaran

Minggu, 21 Sep 2025, 12:25 WIB

MANILA - Ribuan warga Filipina turun ke jalan di Manila dan daerah lainnya, Minggu (21/9), untuk memprotes korupsi yang meluas dalam pemerintahan di negara itu.

Menurut Bloomberg, aksi demonstrasi ini menjadi yang terbesar sejak Presiden Ferdinand Marcos Jr. pada bulan Juli lalu mengatakan bahwa beberapa proyek pengendalian banjir pemerintah telah menjadi sumber suap.

Ket. Foto: Ribuan warga Filipina turun ke jalan di Manila dan daerah lainnya, Minggu (21/9), memprotes korupsi yang meluas di pemerintahan — Sumber: AFP

Korupsi telah lama menjadi masalah di negara Asia Tenggara ini, namun klaim bahwa proyek tersebut melibatkan program negara yang bertujuan untuk mengurangi banjir di salah satu negara rawan bencana di dunia ini telah menyentuh hati banyak warga.

"Meskipun ada orang-orang yang menderita akibat badai dan banjir, ada orang-orang yang diduga terlibat korupsi dalam proyek-proyek ini yang memamerkan gaya hidup mewah mereka di media sosial," kata Francis Aquino Dee, salah satu pemimpin protes, kepada stasiun TV lokal GMA News.

Pasar keuangan Filipina tidak terpengaruh oleh isu tuduhan korupsi dan kegaduhan publik, meskipun mungkin akan berubah jika kerusuhan semakin intensif. Nilai tukar peso relatif stabil terhadap dollar bulan ini, sementara indeks saham acuan negara tersebut naik hampir 2% selama periode yang sama.

Aksi protes terjadi di tengah meningkatnya keresahan di seluruh wilayah. Demonstrasi di Indonesia yang memprotes tunjangan bagi politisi dengan cepat berubah menjadi kekerasan setelah tewasnya seorang pengemudi ojek online berusia 21 tahun, Affan Kurniawan, di Jakarta yang tertabrak mobil polisi bulan lalu.

Nepal juga dilanda aksi protes yang mematikan bulan ini, sebagian besar dipimpin oleh remaja dan dewasa muda, yang memaksa para pemimpin tertinggi negara itu untuk mengundurkan diri.

Penyelenggara aksi protes di Filipina mengatakan lebih dari 30.000 orang diperkirakan akan bergabung dalam demonstrasi di dekat jalan raya utama di ibu kota Manila, lokasi revolusi yang sebagian besar berlangsung tanpa kekerasan pada tahun 1986 yang menggulingkan mendiang diktator Ferdinand Marcos , ayah dari pemimpin saat ini.

Lebih dari 20.000 orang telah berkumpul di berbagai wilayah Manila, menurut pemerintah setempat. Protes serentak juga terjadi di berbagai tempat di seluruh negeri. Berbagai kelompok masyarakat bergabung dalam demonstrasi tersebut, termasuk mahasiswa, pemimpin gereja, organisasi militan, dan beberapa anggota parlemen, menurut laporan media lokal.

Presiden Marcos menyatakan dukungannya terhadap aksi protes tersebut, namun ia memperingatkan aparat penegak hukum akan bertindak jika demonstrasi berubah menjadi kekerasan. Menurut polisi, demonstrasi hari Minggu sejauh ini berlangsung damai.

Pemimpin Filipina membentuk badan independen bulan ini untuk menentukan berapa banyak dana yang diduga dicuri dari kas negara untuk proyek-proyek pengendalian banjir. Ratusan rekening bank yang terkait dengan program tersebut telah dibekukan, dan sepupu Marcos telah mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR di tengah tuduhan ia mungkin terkait dengan proyek-proyek yang sarat korupsi tersebut. Ia membantah melakukan kesalahan apa pun.

  • Aksi Demonstrasi

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.