Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pulau Pasoso, Rumah Penyu di Tepi Laut Sulawesi

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 07:44 WIB | Oleh:

Wisatawan dapat menjelajahi keindahan dunia bawah laut dan menikmati pemandangan terumbu karang serta beragam spesies laut tanpa gangguan. Air lautnya yang sebening kaca membuat visibilitasnya di sini sangat baik.

Salah satu spot terbaik di sini adalah sebuah area dengan karang dangkal di tepi pulau. Masyarakat setempat menyebutnya Parumbia. Dari spot ini wisatawan bisa membuktikan keanekaragaman hayati bawah lautnya.

Di Pulau Pasoso pengunjung bisa berkemah dan piknik. Terkenal pantai pasir putihnya yang indah dan hamparan pohon kelapa merupakan tempat yang sempurna untuk berkemah atau piknik bersama keluarga dan teman-teman.

Bagi pecinta fotografi pulau tersebut menjadi objek luar biasa karena pemandangan yang spektakuler. Mulai dari matahari terbit dan tenggelam yang indah, hingga kehidupan laut yang mempesona, semua dapat menjadi subjek foto yang mengagumkan.

Bagi yang ingin lepas dari rutinitas dan sejenak mengasingkan diri untuk menikmati ketenangan Pasoso pilihan tepat. Tempat yang berjarak menawarkan suasana tenang dan damai, jauh dari kebisingan kota, membuatnya merupakan tempat yang ideal untuk ‘me time’ atau meditasi.

Betapa tidak jarak terdekat ke Pulau Pasoso adalah di Desa Awesang, Kecamatan Balaesang Tanjung. Jarak yang dibutuhkan untuk mencapai desa ini sekitar 2 jam perjalanan dengan menggunakan kapal kayu. Dewa Awesang merupakan lokasi untuk menyeberang ke Pulau Pasoso.

Namun selain dari Desa Awesang, Pulau Pasoso juga dapat ditempuh melalui beberapa jalur. Jalur utama adalah melalui desa Tambu di Kecamatan Balaesang yang berjarak 108 km di utara kota Palu. Selanjutnya perjalanan akan dilanjutkan dengan perahu motor selama satu jam. Jalur lainnya adalah dari Tanjung Karang dan merupakan jalur pariwisata.

Meskipun menyuguhkan berbagai aktivitas yang menarik, perlu diingat bahwa fasilitas di Pulau ini masih terbatas. Sehingga, pengunjung disarankan untuk membawa keperluan mereka sendiri, termasuk peralatan snorkeling atau menyelam jika berniat untuk menjelajahi keindahan bawah lautnya.

Alamnya yang masih terjaga dan statusnya yang berada di kawasan cagar alam menjadikan Pulau Pasoso sebuah destinasi yang bukan hanya tentang berwisata, melainkan juga tentang belajar mencintai dan merawat kehidupan. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.