Peringkat Timnas Sepak Bola Bukan Naik, Malah Turun

Jumat, 19 Sep 2025, 01:03 WIB

JAKARTA -  Menang lawan tim lemah Taiwan tidak berdampak pada peringkat timnas sepak bola Indonesia. Namun, main imbang lawan Lebanon malah mengurangi poin sehingga peringkat timnas turun. Posisi Indonesia dalam daftar peringkat dunia FIFA turun satu strip pada daftar yang dirilis federasi sepak bola dunia itu, Kamis, dari 118 menjadi 119.

Indonesia memainkan dua pertandingan FIFA Match Day pada September. Garuda menang besar 6-0 atas Taiwan, namun imbang 0-0 melawan Lebanon. Kemenangan besar atas Taiwan tidak memberi dampak signifikan kepada poin Indonesia karena Taiwan hanya menduduki posisi ke-172 saat melawat ke Indonesia.

Ket. Foto: timnas sepak bola — Sumber: ist

Taiwan bukan opsi pertama untuk dihadapi Indonesia pada FIFA Match Day itu, melainkan Kuwait yang membatalkan kedatangannya ke Indonesia karena alasan internal. Indonesia kini memiliki 1157,9 poin, hanya bertambah 3,39 poin. Pada daftar peringkat FIFA sebelumnya, Indonesia mengoleksi 1154,55 poin.

Indonesia berpeluang mendulang poin dan mendongkrak posisinya dalam daftar peringkat FIFA, seandainya meraih hasil maksimal pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak pada Oktober. Dalam pembaruan lainnya pada September, Spanyol merebut kembali posisi teratas, sedangkan Prancis naik satu strip ke posisi kedua.

Argentina akhirnya terdepak dari posisi teratas untuk turun dua strip guna menduduki posisi ketiga. Posisi keempat ditempati Inggris, sedangkan Portugal dan Brasil saling bertukar posisi. Portugal naik ke posisi kelima, sedangkan Brasil turun ke posisi keenam. Penghuni posisi ketujuh dan kedelapan tidak berubah, tetap Belanda dan Belgia. Sedangkan Kroasia ke posisi kesembilan, dan Italia kembali masuk sepuluh besar daftar.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir resmi menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Dito Ariotedjo. Penunjukan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto ini merupakan keputusan strategis yang mencerminkan visi besar pemerintah terhadap transformasi olahraga nasional, pemberdayaan generasi muda, dan dukungan total kepada timnas sepak bola Indonesia.

Dengan rekam jejaknya sebagai pembantu Presiden yang selalu menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, dipastikan pria 55 tahun itu, akan tegak lurus dan loyal kepada Presiden. Berdasarkan pencapaian yang mumpuni di dunia olahraga, mulai dari Ketua PB Perbasi, Ketua Komite Olimpiade Indonesia, hingga Ketua Pelaksana Asian Games 2018, dan kini Ketum PSSI periode 2023-2027, dia bukanlah sosok baru dalam ekosistem olahraga nasional.

Ia telah membuktikan kapasitasnya dalam membangun tata kelola yang profesional, menjalin kemitraan internasional, dan menghadirkan prestasi yang membanggakan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.