Wagub Rano Sambut Delegasi Busan di Balai Kota, Bahas Masa Depan Industri Film Jakarta

Senin, 13 Apr 2026, 15:55 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat langkah mewujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema melalui penguatan kolaborasi internasional. Upaya ini ditandai dengan kunjungan delegasi Busan Film Commission pada 9 - 10 April 2026 yang menjadi momentum strategis bagi pengembangan industri perfilman di ibu kota.

Delegasi yang dipimpin Kang Sung Kyu bersama Hyungdong Cho disambut langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Balai Kota Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat kerja sama lintas negara dalam membangun ekosistem perfilman yang lebih kompetitif.

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat langkah mewujudkan Jakarta sebagai Kota Sinema melalui penguatan kolaborasi internasional. Upaya ini ditandai dengan kunjungan delegasi Busan Film Commission pada 9 - 10 April 2026 yang menjadi momentum strategis bagi pengembangan industri perfilman di ibu kota. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

Dalam kesempatan itu, Rano menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk membentuk Jakarta Film Commission. Lembaga ini diharapkan menjadi pusat layanan terpadu yang memudahkan sineas dalam mengakses berbagai kebutuhan produksi film.

"Jakarta punya potensi besar sebagai pusat industri kreatif, termasuk perfilman. Kehadiran Jakarta Film Commission nantinya diharapkan menjadi pintu masuk layanan terpadu yang memudahkan sineas, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk berkarya di Jakarta," ujarnya.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga tengah mempersiapkan langkah untuk bergabung dalam Asian Film Commission Network (AFC Net). Keanggotaan ini dinilai penting untuk membuka peluang kolaborasi global serta memperluas akses produksi internasional.

Melalui jaringan tersebut, Jakarta berpeluang meningkatkan promosi sebagai destinasi syuting internasional. Tidak hanya itu, kerja sama co-production dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di sektor perfilman juga akan semakin terbuka.

Kunjungan delegasi Busan turut dimanfaatkan untuk meninjau sejumlah pusat kegiatan seni dan perfilman di Jakarta. Institut Kesenian Jakarta dan Taman Ismail Marzuki menjadi lokasi yang dikunjungi dalam rangka melihat potensi pengembangan talenta kreatif.

Rangkaian agenda dilanjutkan dengan diskusi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pelaku industri perfilman. Dalam forum tersebut, ditekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung pertumbuhan industri secara berkelanjutan.

Dukungan pemerintah daerah mencakup penyederhanaan perizinan, pemanfaatan aset lokasi syuting, hingga pengaturan lalu lintas dan keamanan. Langkah ini dinilai krusial untuk menciptakan iklim produksi film yang kondusif.

"Lebih dari sekadar industri, film juga menjadi medium strategis untuk membangun identitas kota sekaligus menggerakkan ekonomi dan pariwisata," tutur Rano.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengembangan industri film sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan sektor swasta. Sinergi tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem yang kuat dan berdaya saing.

Pengalaman Busan dalam mengembangkan industri film menjadi referensi penting bagi Jakarta. Salah satu pelajaran utama adalah memulai dari penyediaan layanan dasar yang kemudian berkembang menjadi sistem yang terintegrasi.

Pemprov DKI Jakarta optimistis langkah ini akan mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota global berbasis industri kreatif. Ke depan, Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi lokasi syuting, tetapi juga pusat produksi dan distribusi film.

"Pemprov DKI Jakarta bersama para pemangku kepentingan akan terus mendorong percepatan pembentukan Jakarta Film Commission, guna menghadirkan ekosistem yang memudahkan sineas berkarya sekaligus membawa cerita Jakarta ke panggung dunia," pungkasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.