Shanghai Luncurkan Langkah Stimulasi Sektor Properti

Rabu, 27 Agu 2025, 19:36 WIB

SHANGHAI - Shanghai pada Senin (25/8) meluncurkan serangkaian langkah untuk lebih menstimulasi sektor properti, termasuk penghapusan pembatasan pembelian rumah di area pinggiran kota.

Langkah itu akan mulai diberlakukan pada Selasa (26/8), menurut surat edaran yang dipublikasikan oleh enam departemen tingkat daerah, termasuk komisi perumahan dan pembangunan kota-desa Shanghai.

Menurut surat edaran tersebut, tidak akan ada batasan jumlah rumah yang dapat dibeli di luar jalan lingkar luar bagi keluarga-keluarga yang tercatat dalam registrasi rumah tangga setempat, serta bagi keluarga yang tidak tercatat dalam registrasi rumah tangga setempat, tetapi tercatat memiliki asuransi sosial atau riwayat pembayaran pajak pendapatan individu sedikitnya setahun di kota itu.

Individu dewasa lajang akan mendapatkan perlakuan yang sama seperti keluarga yang disebutkan di atas.

Surat edaran itu juga menyatakan bahwa para pembeli rumah akan menerima dukungan dana tabungan perumahan yang lebih besar.

Mereka yang membeli hunian hijau baru akan memenuhi syarat untuk mendapatkan tambahan pinjaman dana tabungan perumahan hingga 15 persen. Untuk pembelian rumah pertama, batas maksimumnya dinaikkan hingga 1,84 juta yuan (1 yuan = Rp2.273). Namun, bagi keluarga yang memiliki lebih dari satu anak, batas itu dinaikkan hingga 2,16 juta yuan.

Para pembeli rumah bahkan dapat menarik dana tabungan perumahan mereka sendiri dan pasangan mereka untuk uang muka pembelian hunian komersial prapenjualan (pre-sale) baru.

Selain itu, bank tidak akan membedakan antara pembelian rumah pertama dan kedua, sehingga semakin mengurangi beban pembayaran bunga bagi para pembeli rumah, mengingat pembelian rumah kedua kerap kali dikenai suku bunga hipotek yang lebih tinggi.

Keluarga yang tidak tercatat dalam registrasi rumah tangga setempat akan dibebaskan sementara dari pajak properti pada pembelian rumah pertama mereka. Untuk pembelian rumah kedua dan seterusnya, setiap anggota keluarga tersebut akan mendapatkan pembebasan pajak properti masing-masing seluas 60 meter persegi.

Ket. Foto: Kawasan ekonomi terpadu Lujiazui, Shanghai. — Sumber: AFP/Hector Retamal

  • shanghai

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan

Bakso Ikan Tuna Unjuk Gigi di Buleleng Festival, UMKM Gaspol Cari Pasar!

Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

Karhutla Riau Meluas, TNI Kerahkan Satgas Khusus untuk Percepat Penanganan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Dampingi Pangkodau II Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Liga Italia: AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Donyell Malen Cetak Hattrick

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.