Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Transformasi Pemasyarakatan Dorong Narapidana Kembali ke Masyarakat

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transformasi Pemasyarakatan Dorong Narapidana Kembali ke Masyarakat Doc: Antara
Ket. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto berbincang dengan salah seorang warga binaan di BLK Konveksi Lapas Nusakambangan, Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (9/9).

Purwokerto - Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Hibnu Nugroho menilai transformasi pemasyarakatan yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui optimalisasi lembaga pemasyarakatan sebagai balai latihan kerja merupakan langkah penting untuk mendorong reintegrasi sosial narapidana.

"Jangan sampai narapidana di dalam lapas tidak dioptimalkan potensi dan keterampilannya. Pemasyarakatan harus memberi ruang agar mereka siap kembali ke masyarakat," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (17/9).

Ia menilai upaya tersebut sebagai langkah krusial untuk mengoptimalkan potensi narapidana atau warga binaan agar tidak kembali melakukan tindak pidana usai bebas.

Dalam hal ini, kata dia, lembaga pemasyarakatan (lapas) harus menjadi tempat bagi warga binaan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan setelah mereka selesai menjalani masa hukuman.

Oleh karena itu, keberadaan balai latihan kerja (BLK) di lapas, baik dalam bidang keterampilan, pertanian, maupun sektor lain, akan membekali warga binaan dengan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

"Dengan demikian, saat dia keluar itu, dia dapat mendapatkan suatu pekerjaan. Tidak menjadi residivis kembali, tapi pekerjaan itu sudah menanti," katanya menegaskan.

Lebih lanjut, dia mengatakan transformasi tersebut merupakan upaya nyata Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk mengembalikan fungsi lapas sebagai lembaga pemasyarakatan yang berorientasi pada humanisme, akuntabilitas, dan efektivitas pelayanan serta didukung oleh inovasi teknologi dan landasan hukum baru.

Dalam hal ini, kata dia, proses pembinaan tidak hanya terbatas pada menunggu masa hukuman berakhir, juga memastikan warga binaan siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan mandiri.

"Pemasyarakatan itu hakikatnya mengembalikan narapidana ke tengah masyarakat. Jadi selama menjalani hukuman, mereka perlu dibekali pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai agar siap hidup mandiri," katanya.

Dengan demikian, kata dia, transformasi pemasyarakatan akan benar-benar menjadikan lapas sebagai tempat pendidikan sekaligus pemberdayaan sosial-ekonomi, bukan sekadar tempat penghukuman.

"Kalau program ini dijalankan konsisten, lapas akan menjadi sarana nyata untuk menyiapkan warga binaan kembali ke masyarakat dengan peran yang lebih produktif," kata Prof Hibnu menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
BPOM Segel Gudang Penyimpan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.