Menarik! Moeldoko Produseri Film Komedi 'Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih' yang Ditulis Garin Nugroho
Kamis, 18 Sep 2025, 12:25 WIBJAKARTA - Ada yang menarik dalam film drama komedi berjudul "Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih", mantan panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko menjadi produser eksekutif film ini.Â
Selain Moeldoko, film ini melibatkan Garin Nugroho sebagai penggagas cerita dan penulis naskah, Benni Setiawan sebagai sutradara, serta Bambang Drias sebagai produser.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/9), Moeldoko mengaku tertarik terlibat dalam proyek film "Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih" karena ceritanya relevan dengan kehidupan sehari-hari.
"Film ini jenaka tapi serius, komedinya diperankan dalam sebuah situasi yang membuat kita hanyut di situ. Tapi ada yang serius, karena ini menyoal kehidupan dan ini konteksnya untuk edukasi," kata Moeldoko.
Moeldoko mengatakan film "Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih" juga menunjukkan pentingnya keberanian dalam memilih.
"Hidup itu harus memilih. Dalam buku saya, 'Berani Memimpin', saya tempatkan pilihan sebagai hal pertama karena membuat keputusan di tengah situasi krusial itu sangat menantang," katanya.
Purnawirawan TNI yang kemudian menjadi pengusaha dan politikus itu berharap film "Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih" bisa menginspirasi orang untuk bertindak lebih bijak dalam menentukan langkah hidup.
Moeldoko menyampaikan apresiasi kepada para sineas yang terlibat dalam penggarapan film "Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih."
"Kolaborasi dengan Garin, Benni, dan Bambang akan membawa film Indonesia semakin bersinar. Mereka punya kesadaran penuh untuk berkontribusi pada perkembangan perfilman nasional," kata Moeldoko.
Film "Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih" dijadwalkan ditayangkan di bioskop mulai 25 September 2025.
Pemeran film tentang rumah tangga yang retak ini antara lain Mikha Tambayong, Kevin Ardilova, Tissa Biani, Ibrahim Risyad, Cut Mini, dan Dewi Gita.
Film itu digagas dari pertemuan informal (kongkow) antara Garin, sutradara Benni Setiawan, dan produser Bambang Drias dari Drias Production pada Oktober 2024.
"Kebetulan dengan Benni satu generasi di Institut Kesenian Jakarta. Jadi waktu kami bertemu untuk sama-sama ngobrol, judul 'Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih' itu spontan langsung di-'lock'," kata Garin saat ditemui dalam acara gala perdana film tersebut di Jakarta, Rabu.
Garin, yang bertindak sebagai penggagas cerita sekaligus penulis skenario, menyebut film itu merupakan refleksi terhadap masyarakat Indonesia yang sanggup melalui tragedi dengan cara komedi.
 Film ini berfokus pada bagaimana sebuah situasi "talak" atau perceraian, bisa dilalui dengan cara pendekatan yang jenaka.
Film ini juga diperkaya dengan kutipan-kutipan bijak tentang pernikahan dan takdir di dalam kehidupan.
Benni Setiawan, yang menyutradarai film ini, mengatakan kekuatan utama film itu terletak pada naskah yang ditulis oleh Garin.
Menurut dia, Garin adalah penulis andal yang teruji saat menggarap skenario untuk film festival seperti "Marlina: Si Pembunuh dalam Empat Babak" karya Mouly Surya dan film "A Perfect Fit" karya sutradara Hadrah Daeng Ratu.
Benni sendiri merupakan sutradara yang juga menulis skenario film pemenang Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) berjudul "3 Hati, Dua Dunia, Satu Cinta" pada 2010 dan menyutradarai serial "Layangan Putus" dan film "Layangan Putus the Movie".
Sementara itu, sineas Bambang Drias memiliki koneksi sebagai produser untuk bisa menggandeng Jenderal (purn) TNI Moeldoko sebagai produser eksekutif.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.