Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamendikdasmen Beri Pesan Tegas: TKA Bukan Momok, Siswa Jangan Takut!

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamendikdasmen Beri Pesan Tegas: TKA Bukan Momok, Siswa Jangan Takut! Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat saat acara Diseminasi Program Tes Kemampuan Akademik di Pesantren Persis Tarogong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (17/9).

Garut - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menyatakan, siswa SMA/SMK sederajat jangan takut mengikuti tes kemampuan akademik (TKA) karena kebijakan itu bukan syarat kelulusan melainkan untuk mengetahui kompetensi individu siswa yang dapat menjadi syarat ke perguruan tinggi.

"Enggak usah takut, bukan bicara lulus dan tidak lulus, tapi oh kemampuan saya segini, itu menjadi modal saya harus ke mana ini," kata Atip di hadapan siswa Persis Tarogong saat acara Diseminasi Program TKA di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (17/9).

Ia mengatakan untuk mengetahui potensi individu siswa maka perlu adanya TKA yang berlaku seluruh daerah di Indonesia pada jenjang siswa SMA/SMK sederajat yang mau lulus.

Agar dapat diketahui siswa memiliki kompetensi diri itu, kata dia, maka perlu adanya ujian atau mengulang kembali pelajaran yang sudah dibahas di kelas, sekaligus juga memperkuat mental siswa untuk bisa menyelesaikan tes tersebut.

"Itu hal yang biasa kalau ujian, stres itu bagian dari untuk menuju pada mental, jadi enggak usah takut," katanya.

Ia menuturkan pemerintah berupaya agar sistem pendidikan nasional semakin maju salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan pelaksanaan TKA untuk siswa tingkat SMA/SMK sederajat yang akan dimulai November 2025.

Menurut dia pelaksanaan TKA itu upaya penguatan pendidikan di Indonesia agar lebih berkualitas untuk bisa mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Harus cerdas, memiliki pemahaman yang mendalam mengetahui potensi dirinya," katanya.

Pelaksanaan TKA tersebut, kata dia, bukan seperti ujian nasional untuk menentukan kelulusan siswa, khusus untuk kelulusan kebijakannya ada di setiap sekolah.

Namun TKA yang diterapkan ini, kata dia, hanya menguji atau bahasa yang sering didengar siswa yakni ulangan atau mengulang kembali apa yang sudah diajarkan oleh gurunya, jika ada yang kurang maka bisa ditingkatkan, atau ada yang belum, bisa dilaksanakan.

Menurut dia tidak ada siswa bodoh, yang ada keberagaman, yang artinya setiap individu siswa memiliki kemampuan diri masing-masing.

"Tiap siswa memiliki kemampuan akademik yang beragam," katanya.

Ia menambahkan rencananya mata pelajaran yang akan diterapkan dalam TKA yakni seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika itu wajib, kemudian ada dua mata pelajaran lainnya yang dapat dipilih.

TKA tersebut, kata dia, juga tidak menjadi wajib seluruh siswa mengikutinya, namun apabila akan melanjutkan ke perguruan tinggi maka salah satu syaratnya telah mengikuti TKA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.