• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Psikiater Menemukan Jenis ...

Psikiater Menemukan Jenis Kepribadian Baru: Otrovert

Rabu, 17 Sep 2025, 17:07 WIB
Para psikiater baru-baru ini mengusulkan istilah kepribadian baru yang disebut "otrovert", merujuk pada seseorang yang bukan fokus ke diri sendiri seperti seorang introvert atau melihat ke luar seperti seorang ekstrovert. 
Sebaliknya, seorang otrovert memiliki orientasi yang berbeda dari orang-orang di sekitarnya. Psikiater Rami Kaminski mengembangkan label baru ini sebagai bentuk temperamen yang unik dan berpotensi menguntungkan.
Dilansir Greekreporter, Kaminski awalnya menggambarkan gagasan tersebut di New Scientist . Ia mengaku telah melihat sifat tersebut pada pasien, dan juga pada dirinya sendiri. Psikiater tersebut menciptakan istilah tersebut dari bahasa Spanyol otro , yang berarti "yang lain", dan akhiran "-vert", yang dipinjam dari bahasa psikologi untuk orientasi.
Dimulai sebagai lelucon
Dalam wawancara dengan New Scientist , Kaminski mengatakan, "Pada tahap awal, hal itu seperti lelucon di tim." Namun, setelah observasi sistematis, ujarnya, apa yang awalnya dianggap lelucon tersebut menjadi hipotesis yang benar-benar layak. Dengan label baru tersebut, mereka mengusulkan bahwa beberapa orang secara kebiasaan menghadapi arah emosional yang berbeda dari orang-orang di sekitar mereka.
Kaminski dan pendukung kepribadian baru lainnya menggambarkan otrovert sebagai sosok yang mandiri secara emosional, menolak dorongan sosial untuk "berpasangan" dengan emosi orang-orang di sekitarnya, yang ia sebut "fenomena Bluetooth", dan cenderung orisinal. Mereka, katanya, adalah tipe pemikir yang mampu mengenali "fanatisme pikiran kawanan jauh sebelum kebanyakan orang." 
Ia menelusuri pengakuannya sendiri akan sifat tersebut hingga masa kanak-kanak . Mengenakan seragam Pramuka dan mengulang ikrarnya, tulisnya, ia "tidak merasakan apa-apa." Anak-anak lain tampak tersentuh, sebuah momen kecil yang, jika dipikir-pikir kembali, menandai keterpisahan emosional alih-alih ketidakpedulian, katanya.
Seperti tokoh sejarah 
Menurut tulisan Kaminski, ada beberapa tokoh sejarah yang ia yakini mencerminkan kepribadian yang baru diusulkan ini. Ia mengklaim Frida Kahlo, Franz Kafka, Albert Einstein, dan George Orwell mungkin merupakan eksponen dari kepribadian ini.
"Beberapa orang menganggapnya sebagai masalah psikologis yang perlu diobati," tulisnya, dan penekanan budaya pada rasa memiliki dapat membuat masa remaja terasa sangat berat bagi mereka yang tidak mudah berafiliasi dengan kelompok sebaya. Klaim utamanya adalah bahwa sifat kepribadian tersebut dapat menjadi beban sekaligus potensi anugerah, yang mencerminkan kecenderungan untuk berpikir mandiri dan memecahkan masalah secara kreatif.
Kepribadian Otrovert menyimpang dari kategori Jungian tentang introversi dan ekstroversi dengan menunjukkan sumbu orientasi sosial yang berbeda. Kaminski telah meminta penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi asal-usul perkembangan sifat tersebut dan mekanisme yang mendasarinya.
Meskipun istilah ini masih baru dan penerimaan di kalangan dokter dan peneliti masih harus dilihat, Kaminski mengatakan mengenali pola tersebut dapat mengubah cara terapis dan pendidik menanggapi orang-orang yang tidak cocok dengan tipe kepribadian yang ada selama ini.
  • Otrovert

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.