Bus Pariwisata Alami Rem Blong di Lereng Bromo, Delapan Orang Meninggal Dunia

Senin, 15 Sep 2025, 06:15 WIB

PROBOLINGGO - Bus pariwisata dengan nomor polisi P 7221 UG mengalami kecelakaan di Desa Botoh, Lumbang, Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (14/9). Bus yang membawa rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember ini kecelakaan saat turun dari Gunung Bromo, Probolinggo.

Kecelakaan ini mengakibatkan delapan orang korban meninggal dunia dan 17 orang mengalami luka berat. Sisanya, mengalami luka ringan.

Ket. Foto: Bus pariwisata pembawa karyawan RSBS Jember yang kecelakaan di lereng Gunung Bromo di Kecamatan Sukapura, Probolinggo, Minggu (14/9) — Sumber: Akun X @Malangposko

Jumlah penumpang bus yang merupakan karyawan RSBS bersama keluarganya itu membawa 52 orang. Jenazah dan korban luka-luka kemudian dievakuasi menggunakan 23 ambulans menuju rumah sakit terdekat di Kabupaten Jember.

Pemilik RSBS Jember, dr Faida memimpin langsung penjemputan jenazah dan korban luka-luka di sejumlah rumah sakit. Di antaranya, RSUD Moh Saleh, RSU Ar-Rozy, RSUD Tongas di Kabupaten dan Kota Probolinggo

"Ada 23 unit ambulans beriringan yang membawa jenazah dan korban luka-luka menuju RSBS Jember. Semua korban luka ringan di Puskesmas Sukapura dan Puskesmas Wonomerto sudah dibawa turun dengan Elf dan kendaraan lainnya," kata dia.

"Ada dua korban luka berat yang tidak dibawa ke RSBS Jember karena kondisinya belum stabil. Sehingga masih menjalani perawatan di RSUD Tongas dan RSUD Moh Saleh," ujar dr Faida.

Ia mengaku merasa terpukul dan berduka atas musibah ini. Terutama saat menjemput jenazah petugas kebersihan RSBS bernama Hendra yang meninggal sekeluarga atau bersama istri dan anaknya.

"Kebanyakan mereka yang pergi ke Bromo berpasangan. Mereka ingin rekreasi bersama keluarga, namun musibah terjadi," ucap dia.

"Saya lihat di lapangan, bus pariwisata menghantam pagar besi hingga roboh. Polda Jatim sudah langsung olah tempat kejadian saat kami tiba," imbuh dia.

Sebanyak delapan korban yang semuanya warga Kabupaten Jember, meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Korban tersebut antara lain, Bela Puteri Kayila Nurjati, 10 tahun, warga Desa Gebang, Kecamatan Patrang.

Lalu, Hesti Purba Wredhamaya, 39 tahun, warga Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Hendra Pratama, 37 tahun, warga Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Kemudian, Arti Wibowati, 34 tahun, warga Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Wardatus Soleha, 35 tahun, warga Desa Serut, Kecamatan Panti. Lalu, Aiza Fahrani Agustin, 7 tahun, warga Desa Serut, Kecamatan Panti, Desi Eka Agustin, 33 tahun, warga Kecamatan Jenggawah. Serta, Nasha Azkiya Naygara, 14 tahun, warga Desa Baratan, Kecamatan Patrang,

Bus yang membawa 52 orang rombongan keluarga karyawan RSBS Jember ini dikemudikan Al Bahri dengan kernet Mergi. Kecelakaan maut ini berawal dari Bus IND'S 88 Nopol P-7221-UG itu berjalan dari arah barat ke timur.

Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Raya Bromo, Desa Boto, Lumbang, Probolinggo ke kiri mengalami gagal fungsi rem. Kondisi jalan dilaporkan menurun dan menikung sehingga laju kendaraan tetap ke kanan menabrak pembatas jalan sebelah kanan jalan. Selanjutnya, bus menabrak sepeda motor Nopol N-2856-OE hingga menabrak bahu jalan. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.