- Home
-
- Megapolitan
-
- Aliansi Garuda Gelar Aksi ...
Aliansi Garuda Gelar Aksi Damai di Monas, Sampaikan Lima Tuntutan kepada Pemerintah
Senin, 15 Sep 2025, 15:45 WIBJAKARTA â Massa aksi dari aliansi Gerakan Rakyat untuk Damai (Garuda) menggelar demonstrasi di Kawasan Silang Selatan, Monas, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025). Aksi ini menjadi respons atas kerusuhan anarkis yang terjadi pada 25 hingga 30 Agustus 2025 lalu, yang dinilai merusak fasilitas negara dan menimbulkan keresahan sosial.
Koordinator aksi, Rifai Salamohoda, menegaskan bahwa aksi ini mengusung lima tuntutan utama kepada pemerintah. Ia menyatakan bahwa tuntutan tersebut merupakan sikap bersama tokoh lintas agama yang menolak kekerasan dan mendesak pemerintah menjaga stabilitas nasional.
âLima poin tuntutan kami, yang sudah disampaikan oleh tokoh lintas agama, intinya menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme. Kami meminta pemerintah untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi bangsa,â ujar Rifai.
Adapun lima tuntutan yang disampaikan massa Garuda meliputi: menolak segala bentuk kekerasan dan anarkisme, menjaga stabilitas sosial dan keamanan nasional, melindungi perekonomian dari dampak kerusuhan, menghargai aspirasi masyarakat secara damai, serta menyediakan ruang dialog resmi dengan Istana Negara.
Rifai menjelaskan, aksi ini diikuti mahasiswa, ormas Islam, serta tokoh lintas agama Katolik, Hindu, Buddha, dan Kristen. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan semangat persatuan dalam keberagaman.
âKami menolak propaganda dan kekerasan yang muncul dari berbagai kelompok yang ingin memecah belah bangsa,â jelas Rifai. Ia menambahkan, aksi ini akan berlangsung damai dan berlanjut hingga pemerintah memberikan ruang dialog resmi.
Menurut Rifai, massa Garuda akan tetap bertahan secara damai jika aspirasi mereka tidak diterima oleh pihak Istana. âKami menunggu pihak Istana untuk menerima aspirasi kami. Jika tidak diterima, kami akan tetap bertahan dengan damai sebagai bentuk keseriusan kami menyampaikan tuntutan,â tegasnya.
Sejumlah tokoh agama juga hadir dalam aksi tersebut dan menyuarakan pesan perdamaian.
âIndonesia adalah rumah besar kita bersama. Mari kita jaga kedamaiannya dan lawan segala bentuk kerusakan yang merugikan bangsa,â ujar Romo Hendrik yang mewakili umat Katolik.
Aksi damai ini berdampak pada penutupan sementara beberapa ruas jalan di sekitar Monas, termasuk Jalan Merdeka Selatan dan Jalan M. Husni Thamrin. Penutupan dilakukan aparat untuk memastikan keamanan selama jalannya demonstrasi.
Sekitar pukul 14.40 WIB, massa Garuda membubarkan diri dengan tertib. Lokasi kemudian digantikan oleh aksi sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara DKI Jakarta yang terdiri dari mahasiswa Unkris, Jayabaya, Unindra, Bhayangkara, Kosgoro, Iblam, STPI, UIC, STEBANK, dan Bina Insani.
Dengan adanya aksi damai ini, aliansi Garuda berharap pemerintah segera membuka ruang dialog agar aspirasi masyarakat dapat ditampung dan situasi sosial politik di Tanah Air tetap kondusif.
- monas
- Kawasan Monas
- Aksi Demonstrasi
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Wamenperin Sebut Stok Plastik RI Aman
-
Menlu: Indonesia Dorong Negosiasi Kode Etik LTS Rampung Tahun Ini
-
Pemuda Banjar Didorong Menjadi Penggerak Ekonomi Desa
-
Demo Mahasiswa di Jakarta, 4.151 Personel Gabungan dan 500 Satpol PP Disiagakan
-
Kemenhaj: Hampir 6.000 Jamaah Calon Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah
-
Kondisi Memprihatinkan, Siswa Belajar di Kelas yang Rusak
-
Gerakan Pemuda "Kecoa" yang Viral di India Gelar Aksi Protes di Jalanan New Delhi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.