Taman Wisata Borobudur Membangun RTLH bagi Masyarakat Kurang Mampu

Selasa, 14 Jul 2026, 23:34 WIB

Magelang - Taman Wisata Candi Borobudur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berupa pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu.

Direktur PT Taman Wisata Borobudur Mardijono Nugroho di Magelang, Selasa, menyampaikan program ini merupakan bagian dari upaya memberikan dampak nyata bagi masyarakat di kawasan Borobudur yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Super Prioritas.

Ket. Foto: Direktur PT Taman Wisata Borobudur Mardijono Nugroho memotong tumpeng pada peresmian rumah layak huni di Borobudur Labupaten Magelang. — Sumber: Antara

Ia menyampaikan hal tersebut pada peresmian rumah layak huni di Dusun Ngaran 1 dan Dusun Bogowanti Kidul Desa Borobubur di Kabupaten Magelang.

"Kami berkumpul pada peresmian rumah layak huni ini sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-46 Taman Wisata Candi Borobudur. Sejak kawasan Borobudur ditetapkan sebagai kawasan super prioritas, kami berkomitmen agar pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan rumah dilakukan dengan standar yang layak sehingga tidak hanya meningkatkan kualitas fisik bangunan, tetapi juga kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat. Menurutnya, rumah tersebut diharapkan menjadi berkah sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima.

Selain itu, pihaknya berharap program ini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat. Rumah yang layak huni diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus menjadi contoh bagi kawasan sekitar. Ke depan, pembangunan serupa akan terus dilakukan di beberapa titik lainnya.

"Kami terbuka untuk berdialog dan bersinergi dengan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan agar kawasan Borobudur benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakatnya," katanya.

Program rumah layak huni ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan Taman Wisata Candi Borobudur. Selama keberadaannya di kawasan Borobudur dan Prambanan, perusahaan telah membangun hampir 60 unit rumah layak huni bagi masyarakat.

Pada tahun 2026, program tersebut kembali dilanjutkan dengan target pembangunan empat unit rumah. Hingga saat ini dua rumah telah selesai dibangun, sementara dua unit lainnya ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Setiap unit rumah dibangun dengan anggaran sekitar Rp60 juta melalui kerja sama antara perusahaan dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan hunian yang benar-benar layak sehingga memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar akan tempat tinggal.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.