• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Mengenali Tanda-tanda Kece...

Mengenali Tanda-tanda Kecemasan Anak pada Masa Awal Masuk Sekolah

Selasa, 14 Jul 2026, 23:12 WIB

Jakarta - Psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi. Psikolog menyampaikan bahwa orang tua dan guru perlu mengenali tanda-tanda kecemasan anak pada masa awal masuk sekolah, ketika anak-anak harus beradaptasi dengan lingkungan baru.

Ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Selasa, dia mengatakan bahwa anak yang merasa cemas ketika memasuki lingkungan sekolah baru bisa menangis berlebihan, menolak masuk ke kelas, atau ingin terus ditemani oleh orang tua.

Ket. Foto: Anggota Komunitas Badut Cimahi membagikan makanan kepada murid baru pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Cibeber, Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (14/7/2026). — Sumber: Antara

Selain itu, dia melanjutkan, anak bisa menyampaikan keluhan fisik meskipun tidak mengalami gangguan kesehatan.

"Mengeluh sakit perut, mual, pusing, atau keluhan fisik lain padahal tidak ada gangguan medis, terutama menjelang berangkat sekolah," kata psikolog yang berpraktik di Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia itu.

"Terus menanyakan hal yang sama, misalnya siapa yang akan menjemput, sulit berkonsentrasi, dan enggan berinteraksi dengan guru atau teman," ia menambahkan.

Vera mengatakan, anak yang merasa cemas juga bisa jadi lebih mudah marah, rewel, lebih pendiam, menarik diri, kehilangan minat bermain, atau mengalami kemunduran seperti kembali mengompol atau menjadi lebih bergantung kepada orang tua.

Kalau mendapati tanda-tanda kecemasan itu terus berlangsung selama beberapa minggu, maka orang tua sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga ahli seperti psikolog.

"(Kalau) semakin berat atau tidak berkurang intensitasnya dan membuat anak sama sekali tidak mampu mengikuti kegiatan sekolah, sebaiknya orang tua berkonsultasi dan bekerja sama dengan sekolah secara lebih intensif," kata Vera.

Dia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi orang tua dan guru dalam membantu anak untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

  • psikologi anak

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Menhub: Delapan Bandara Masih Ditutup imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Hanung Bramantyo Garap Film 'Descendants of the Sun' versi Lokal, Gandeng Reza Rahadian dan Dian Sastro

Erupsi Anak Krakatau, Operasional MBG di Wilayah Terdampak Dihentikan Sementara

Lima Menit Jeda di Tengah Aktivitas Padat untuk Jaga Fokus dan Produktivitas

PT Transjakarta Kembali Operasikan Lift dan Eskalator di Beberapa Halte

Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta

Sejumlah Bandara Masih Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kemenhub Siapkan Bandara Alternatif

Media Luar Negeri Sebut Letusan Anak Krakatau Sebabkan 170.000 Penumpang Terlantar karena Penutupan Bandara

Sempat Dihentikan Akibat Abu Vulkanik, Transjakarta Kembali Operasikan Lift dan Eskalator

Sampah 16 Hari Menumpuk, Pemkot Surabaya Benahi Rantai Pengangkutan dari Kampung ke TPS

Nekat Judi Online, Bansos Melayang! Terbukti 20.000 Penerima di Bekasi Dicoret

Kementerian Lingkungan Hidup Bantu Pantau Kualitas Udara di Kota Bogor

Disdik Kota Bandung: Sekolah Wajib Terapkan Penggunaan Masker

Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Personel Dilatih Operasikan Mobil Damkar.

Pemkot Bandung Siapkan Mitigasi untuk Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ini Klasemen Liga Spanyol Terbaru: Barcelona Makin Kokoh di Puncak, Siapa Bisa Mengejar?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.