Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kunjungan Wisman ke Batam di Atas 100.000 per Bulan, Turis Malaysia Mendominasi

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 08:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kunjungan Wisman ke Batam di Atas 100.000 per Bulan, Turis Malaysia Mendominasi Doc: Antara
Ket. Arsip - Wisatawan mancanegara tiba di Pelabuhan Sekupang, Batam.

BATAM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Kepulauan Riau, mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke daerah itu sepanjang Januari-Juli 2025 mencapai lebih dari 100 ribu kunjungan per-bulan.

Kepala Disbudpar Kota Batam Ardiwinata mengatakan tren ini menunjukkan optimisme pencapaian target kunjungan wisman tahun 2025 sebanyak 1,7 juta orang.

“Rata-rata per bulan sudah di atas 100 ribu, dan pada bulan Juni berhasil menembus 150 ribu. Ini tren baik, meskipun belum setinggi puncak kunjungan pada 2019. Tapi year-on-year terus meningkat,” kata Ardiwinata di Batam, Sabtu (13/9).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Batam periode Januari-Juli 2025 tercatat 861.712 kunjungan wisman atau naik 21,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Rinciannya, Januari tercatat 124.481 kunjungan, Februari 104.684, Maret 100.279, April 100.442, Mei 140.831, Juni 167.469 dan Juli 123.526 kunjungan.

Angka tersebut menunjukkan konsistensi Batam dalam menjaga rata-rata kunjungan di atas 100 ribu per bulan.

Ardi menambahkan, pihaknya berharap regulasi terkait Visa on Arrival (VoA) bisa lebih fleksibel, terutama bagi wisatawan asal Jepang, Korea, Tiongkok dan India.

“Kalau relaksasi aturan visa bisa diberlakukan khusus untuk Batam, saya yakin jumlah kunjungan meningkat lebih pesat lagi. Tahun 2019, wisatawan dari Korea dan China sangat booming dan kalau mereka diprioritaskan, bisa jadi sama seperti era sebelum COVID-19,” ujarnya.

Selain wisatawan asal Malaysia yang mendominasi, tren kunjungan juga berubah.

“Kalau dulu didominasi bapak-bapak main golf, sekarang sudah bawa keluarga. Mereka datang untuk kuliner, belanja, sampai wisata religi. Amenitas di Batam pun lengkap, dengan berbagai macam wisata yang bisa dikunjungi,” ujar Ardi.

Ia menyebutkan Batam memiliki daya tarik wisata yang beragam, mulai dari pantai, wisata budaya berbasis komunitas, hingga destinasi religi seperti Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Masjid Tanjak, Vihara Duta Maitreya, Lalita Temple, hingga pura bagi umat Hindu.

“Kontribusi wisatawan Malaysia ke Batam mencapai hampir 80 persen dari total wisman di Kepri. Ini berkat kerja sama semua pihak. Dukungan transportasi, hotel, biro perjalanan, hingga pengelola destinasi membuat pariwisata Batam semakin kuat,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.