Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BULD-DPD RI Harap Pembentukan Perda Akomodasi Partisipasi Masyarakat

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 07:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
BULD-DPD RI Harap Pembentukan Perda Akomodasi Partisipasi Masyarakat Doc: ANTARA
Ket. Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Stefanus Liow.

MANADO – Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI), Stefanus Liow, berharap pembentukan peraturan daerah (perda) memperhatikan partisipasi masyarakat.

"Partisipasi masyarakat melalui organisasi sosial, perguruan tinggi dan sebagainya, dalam memberikan masukan sangat penting untuk diakomodir,"  kata Stefanus didampingi Wakil Ketua BLUD DPD RI, Marthin Billa, Abdul Hamid, dan Agita Nurfianti, di Manado, Sabtu (13/9).

DPD RI dalam melaksanakan tugas tidak menerjemahkan untuk ikut terlibat dalam proses pembentukan perda atau mengawasi daerah. Kata dia, memahami bahwa kewenangan tersebut telah diemban oleh pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Hukum.

BULD mendorong agar perda yang ada di daerah diharmonisasikan dengan peraturan perundang-undangan yang ada di tingkat pusat. 

"Kami mendorong agar dapat menyinergikan kebijakan lintas sektor, mengatasi tumpang tindih regulasi, serta memastikan kehadiran harmonisasi peraturan perundang-undangan sebagai dasar pengambil kebijakan," kata Stefanus.

Kunjungan kerja BULD tersebut dilakukan dalam rangka tinjauan lapangan tindak lanjut hasil pemantauan evaluasi Rancangan Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah di Provinsi Sulawesi Utara. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulut, Kurniaman Telaumbanua, saat menerima kunjungan kerja BULD-DPD RI memaparkan koordinasi yang selama ini dilakukan bersama pemprov/pemkab/pemkot.

"Dalam pembentukan perda, kami melakukan koordinasi dan kolaborasi, serta menerima mediasi, konsultasi dan pendampingan penyusunan perda," terang Kurniaman.

Kepala Biro Hukum Provinsi Sulut, Flora Krisen yang turut hadir dalam kesempatan itu, menyampaikan kendala tentang tata kelola regulasi di daerah mulai dari perencanaan hingga penyampaian rekomendasi dan evaluasi regulasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Nasional
Penutupan Muktamar Nahdlatu...

Peluang ekspor bawang goreng khas Palu

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peluang ekspor bawang goren...

Pelatihan seni kriya untuk siswa SLB

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Pelatihan seni kriya untuk ...
Ekonomi
Lewat Gelaran GATF 2026, Ke...
Advertisement
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 1 September

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 1 September

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.