Bandara Supadio Siap Tumbuhkan Ekonomi Kalbar Lewat Rute Internasional
📅 Minggu, 14 Sep 2025, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai penerbangan internasional di Bandara Supadio mampu memacu pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat (Kalbar) melalui peningkatan konektivitas serta kemudahan mobilitas barang dan penumpang.
"Layanan penerbangan internasional di Bandara Internasional Supadio, Kalimantan Barat akan meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut," kata Menhub sebagaimana keterangan di Jakarta, Sabtu.
Bandara Internasional Supadio secara resmi melayani penerbangan internasional perdana pada Jumat (12/9). Penerbangan Air Asia rute Kuching di Malaysia dengan Pontianak di Indonesia menjadi penerbangan internasional perdana di bandara itu.
Penerbangan itu mengangkut 166 penumpang, salah satunya Menteri Pengangkutan Sarawak Malaysia Dato Sri Lee Kim Shin. Frekuensi penerbangan Air Asia rute Kuching-Pontianak atau sebaliknya dijadwalkan dua kali dalam sehari.
Sementara itu, frekuensi penerbangan Air Asia rute Kuala Lumpur-Pontianak atau sebaliknya dijadwalkan empat kali dalam seminggu, yakni Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pontianak menjadi pintu masuk ke daerah-daerah strategis di wilayah Kalimantan Barat. Saya sangat berharap perekonomian dan pariwisata di kawasan ini dapat meningkat dengan adanya penerbangan yang melayani rute internasional,” ujar Menhub.
Menhub menyatakan konektivitas antara wilayah Pontianak dengan negara luar bisa akan semakin kuat berkat adanya penerbangan internasional di Bandara Internasional Supadio.
"Ke depan, semoga maskapai dan rute penerbangan dapat bertambah, sehingga akan memperluas peluang perdagangan dan investasi serta mempermudah pergerakan orang dan barang menuju pusat pertumbuhan ekonomi dunia,” ucapnya.
Menhub juga mengapresiasi PT Angkasa Pura Indonesia yang telah mempersiapkan sarana dan prasarana dengan baik untuk mendukung operasional penerbangan internasional di Bandara Internasional Supadio.
Ia mengimbau seluruh pemangku kepentingan yang berdinas di bandara, seperti pihak Imigrasi, Bea Cukai, Kekarantinaan, hingga petugas keamanan untuk senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada para penumpang.
“Kepada maskapai yang beroperasi, saya berpesan agar selalu memprioritaskan keselamatan dan keamanan dalam setiap penerbangan. Ini penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penumpang,” katanya.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan, pembukaan jalur penerbangan Pontianak-Kuching akan membuka peluang lebih luas bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi di Kalimantan Barat.
Menurut dia kerja sama strategis itu juga dinilai penting untuk mempererat hubungan antarwilayah perbatasan.
Dikatakannya, Kalimantan Barat memiliki potensi unggulan yang siap dikembangkan, mulai dari destinasi wisata, warisan budaya Dayak, Melayu, dan Tionghoa, hingga inovasi pelayanan digital yang mendukung kenyamanan wisatawan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!