Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Komit Dukung Nilam sebagai Komoditas Unggulan

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 12:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Komit Dukung Nilam sebagai Komoditas Unggulan Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf saat meninjau dan menanam nilam di areal lahan penanaman nilam di Arol Gading Pintu Rima Gayo Bener Meriah, Aceh

 Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem berkomitmen mendukung penuh pengembangan pertanian nilam yang sudah mulai berjalan di Kabupaten Bener Meriah dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kita mendukung karena ini salah satu upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," kata Mualem, di Bener Meriah, Rabu (10/9)..

Pernyataan itu disampaikan Mualem dalam kunjungannya ke Bener Meriah, sekaligus ikut meninjau dan menanam nilam di Kampung Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo kabupaten setempat.

Dirinya menegaskan, karena memiliki potensi meningkatkan perekonomian masyarakat, maka pemerintah Aceh juga bakal membantu mempromosikan kualitas nilam Aceh.

"Kita harus mempromosikan kepada dunia bahwa nilam Aceh bagus. Harus kita promosikan sebesar-besarnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Aceh juga siap bekerjasama dengan pemerintah kabupaten untuk mendukung kebutuhan petani melalui program-program yang berhubungan dengan pengembangan nilam.

"Insya Allah kita akan lihat (program khusus terkait nilam), itu kita akan bekerja dengan Pak Bupati apa yang petani kita inginkan, baik tanam nilam, tanam cabai, tanam tomat, dan lain sebagainya kita akan tetap dukung,” kata Mualem.

Dalam kesempatan ini, Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, menyambut baik dukungan dari pemerintah Aceh tersebut. Karena, pengembangan nilam di daerahnya sangat potensial dan tidak mengganggu ekosistem.

Di wilayah itu, lanjut dia, sudah direncanakan untuk menanam nilam pada lahan seluas 100-200 hektare atau sebagai inti, dan selanjutnya terus dikembangkan lebih luas dengan target mencapai 1.200 hektare.

“Rencana di sini ada 100-200 hektare sebagai inti, kemudian berkembang hingga 1.200 hektare," katanya.

Ia menegaskan, komoditi pertanian nilam dipilih karena berdasarkan banyak hasil penelitian, nilam Aceh menjadi salah satu yang terbaik di dunia. Apalagi, tanaman tersebut juga tidak diganggu satwa liar seperti gajah.

"Kenapa nilam, karena menurut penelitian di sini terbaik, kemudian nilam ini tidak diganggu gajah. Jadi gajah juga tidak terganggu, rakyat tidak terganggu, dan rakyat sejahtera,” demikian Tagore Abubakar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.