Charlie Kirk Pendukung Trump Tewas Ditembak, Obama hingga Biden Kecam Kekerasan Keji Terjadi di AS
📅 Kamis, 11 Sep 2025, 15:17 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: USA Today
Mantan Presiden AS Barack Obama mengutuk penembakan yang menyebabkan kematian influencer konservatif yang dikenal sebagai pendukung Donald Trump saat pilpres, Charlie Kirk pada Rabu (10/9).
"Kita belum tahu apa yang memotivasi orang yang menembak dan membunuh Charlie Kirk, tetapi kekerasan keji semacam ini tidak punya tempat dalam demokrasi kita," tulis Obama dalam sebuah unggahan di X yang dikutip USA Today.
Kirk (31) ditembak saat sesi tanya jawab dengan mahasiswa dalam acara Turning Points USA di Utah Valley University di Orem, Utah.
Presiden Donald Trump mengonfirmasi kematian Kirk dalam sebuah unggahan di Truth Social, menyebut tokoh sayap kanan sekaligus sekutu dekatnya itu, "Hebat, dan bahkan Legendaris." Wakil Presiden JD Vance menulis di kolom X, "Berikanlah istirahat abadi untuknya, ya Tuhan," setelah pengumuman kematiannya.
Mantan Presiden Joe Biden menggemakan pesan Obama, dengan mengatakan di X, "Tidak ada tempat di negara kita untuk kekerasan semacam ini. Ini harus diakhiri sekarang."
Sebaiknya Anda baca juga:
Anggota Partai Demokrat lainnya menyuarakan kecaman yang sama. Gubernur California Gavin Newsom dalam sebuah pernyataan mengatakan, negara seharusnya "merasakan duka cita dan kemarahan yang mendalam atas kekerasan yang mengerikan.".
Dalam demokrasi, gagasan diuji melalui kata-kata dan debat yang dilandasi itikad baik — bukan melalui kekerasan," tulis Newsom.
Mantan Wakil Presiden Kamala Harris menambahkan ia "sangat terganggu" oleh penembakan tersebut dan bahwa "kekerasan politik tidak memiliki tempat di Amerika."
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua DPR dari Partai Republik, Mike Johnson, mengatakan kepada para wartawan sebelum mengheningkan cipta di ruang sidang, "Kejadian ini sungguh menjijikkan."
"Kekerasan politik telah menjadi hal yang terlalu umum dalam masyarakat Amerika, dan ini bukanlah jati diri kita," tambah Johnson. "Kita dapat menyelesaikan perselisihan dan pertikaian dengan cara yang beradab, dan kekerasan politik harus dikecam, dan harus dihentikan."
Kirk yang membantu meningkatkan dukungan untuk Trump di kalangan pemilih muda saat pilpres ditembak mati saat berbicara di sebuah acara di Universitas Utah Valle, pada Rabu (10/9).
Pembunuhnya masih diburu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!