Tingkatkan Penanganan Isu Gender, Federasi BPW Gandeng Kementerian HAM

Rabu, 10 Sep 2025, 17:55 WIB

Jakarta - Federasi Business Professional Women (BPW) Indonesia melakukan audiensi dengan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai untuk memperkuat sinergi penanganan isu HAM dan kesetaraan gender hingga di tingkat global.

“Kami mengapresiasi dan terima kasih atas penerimaan yang hangat. BPW Indonesia sebagai federasi resmi yang berafiliasi langsung dengan BPW internasional, organisasi global perempuan profesional dan pengusaha yang beranggotakan lebih dari 100 negara,” kata Ketua Umum Federasi BPW Indonesia Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (10/9).

Ket. Foto: Federasi Business Professional Women (BPW) Indonesia melakukan audiensi dengan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai untuk memperkuat sinergi penanganan isu HAM dan kesetaraan gender hingga di tingkat global. — Sumber: Antara

Giwo mengatakan sejak berdiri sebagai BPW Jakarta pada tahun 2022, BPW Indonesia kini telah resmi dikukuhkan sebagai federasi nasional pada BPW International Forum dan Asia Pacific Regional Conference 2025.

Sebagai wujud bentuk kerja nyata, Federasi BPW Indonesia sudah memiliki beberapa rencana kerja sama strategis yang dapat terjalin bersama Kementerian HAM. Beberapa di antaranya berpartisipasi dalam forum internasional United Nations Commission on the Status of Women (UN CSW) Ke-70 di New York, Amerika Serikat, pada Maret 2026.

Kemudian dalam penyelenggaraan berbagai seminar nasional dan kegiatan berbasis komunitas di tingkat akar rumput mengenai isu-isu hak asasi manusia, kesetaraan gender, serta perlindungan hak-hak perempuan dan anak di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan dukungan penuh terhadap kiprah BPW Indonesia. Natalius Pigai menegaskan bahwa kerja sama strategis antara pemerintah dan organisasi perempuan sangat penting agar Indonesia dapat tampil sebagai leading country dalam isu-isu hak asasi manusia, baik melalui jalur Perserikatan Bangsa-Bangsa maupun forum internasional lainnya.

Menurut dia, dengan dukungan dari Kementerian HAM, Federasi BPW Indonesia akan semakin berkomitmen untuk memperkuat kontribusi perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak asasi manusia, kesetaraan gender, serta pemberdayaan perempuan dan anak, baik di tingkat nasional maupun global.

Plt. Dirjen Instrumen dan Penguatan HAM Aditya Sarsito Sukarsono yang hadir bersama jajaran menyambut positif dan mengusulkan agar segera disusun Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian HAM RI dengan Federasi BPW Indonesia.

Aditya juga mengundang BPW Indonesia untuk turut berkolaborasi dalam rangkaian kegiatan menuju peringatan Hari HAM Internasional pada 10 Desember 2025.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.