25 Pemuda Pemudi Sulsel Ikut Seleksi jadi Kader Muda PKK
📅 Selasa, 09 Sep 2025, 16:27 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel
Makassar -- Sebanyak 25 pemuda dan pemudi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengikuti seleksi untuk menjadi kader muda Tim Penggerak Pemmberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sulsel.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman dalam keterangannya di Makassar, Selasa, mengatakan para pemuda berusia 18–24 tahun itu disiapkan menjadi calon kader penggerak PKK pada masa depan.
"Kita berharap hal ini membangun semangat untuk membekali pemuda agar dapat memahami dan melaksanakan program-program PKK, serta berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang kuat, berdaya, dan sejahtera. Para kader muda ini diharapkan menjadi agen perubahan yang inovatif dan adaptif di lingkungan mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan seleksi tersebut memastikan keberlanjutan dan penguatan program pemberdayaan perempuan dan keluarga. Fokus utama PKK meliputi peningkatan kesejahteraan keluarga, kesehatan ibu-anak, penanganan stunting, hingga edukasi gizi melalui posyandu.
“Pentingnya menyeleksi Kader Muda PKK adalah untuk memastikan keberlanjutan dan penguatan program-program pemberdayaan perempuan dan keluarga, karena mereka adalah generasi penerus yang akan melanjutkan tongkat estafet PKK,” pintanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Bidang I TP PKK Sulsel Nurhayati Azis menekankan pentingnya partisipasi generasi muda dalam pembangunan sosial.
“Melalui Kader Muda PKK ini, kita ingin mencetak generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kita harap, kader muda ini akan menjadi teladan dan menjadi penggerak di tengah masyarakat, sekaligus menjembatani generasi muda dengan program PKK,” ucapnya.
Kader Muda PKK, lanjut dia, akan menjadi jembatan antara program PKK dan aspirasi generasi muda, sehingga mampu menciptakan dampak sosial yang lebih luas di masyarakat.
Program Seleksi Kader Muda PKK Sulsel menjadi wadah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang adaptif dan inovatif dalam menjawab tantangan sosial keluarga di era digital, sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah dan masyarakat.
Kehadiran kader muda ini, kata dia, akan menjadi ujung tombak penanganan isu strategis, serta memperluas jangkauan program PKK hingga ke akar rumput sehingga manfaat pembangunan keluarga lebih cepat, tepat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!