- Home
-
- Megapolitan
-
- Wagub: Kebijakan Fiskal DK...
Wagub: Kebijakan Fiskal DKI Jakarta Kedepankan Prinsip Keadilan
Senin, 08 Sep 2025, 18:55 WIBJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan komitmen kebijakan fiskal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengedepankan prinsip keadilan dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
Karena itu, ke depan, DKI Jakarta akan menyiapkan insentif fiskal daerah yang adil, pro-rakyat, terarah dan terukur.
"Eksekutif berkomitmen mengedepankan prinsip keadilan dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan fiskal yang diambil," ujar Wagub Rano, Senin (8/9).
Komitmen ini ditegaskan Wagub Rano dalam Rapat Paripurna Jawaban Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD DKI Jakarta, tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 dan Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya menjadi Perseroan Terbatas Air Minum Jaya (Perseroda) di DPRD DKI Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan Wagub Rano menanggapi pertanyaan, saran dan masukan terkait dampak kenaikan pajak dan retribusi terhadap daya beli masyarakat, mitigasi pencapaian target pendapatan serta transparansi atas penggunaan pajak daerah untuk pembangunan.
Menurut Wagub Rano, ke depan, eksekutif akan memberikan insentif fiskal daerah yang adil, pro-rakyat, terarah dan terukur. Hal itu guna meningkatkan kepatuhan pajak, mendorong daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Mengenai subsidi pangan, Wagub Rano menyampaikan, penetapan lokasi distribusi pangan bersubsidi yang dilaksanakan saat ini sudah mempertimbangkan jarak terdekat dengan tempat tinggal masyarakat penerima manfaat. Misalnya lokasi-lokasi di RPTRA, rumah susun, pasar, kantor Kelurahan dan Kecamatan.
Wagub Rano mengungkapkan dalam upaya penanganan pengangguran, eksekutif mengupayakan berbagai program strategis. Di antaranya, mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja melalui program pelatihan kompetensi dan peningkatan produktivitas, pertumbuhan wirausaha dan tenaga kerja mandiri melalui kegiatan perluasan kesempatan kerja.
Lalu, meningkatkan akses informasi kesempatan kerja melalui bursa kerja dan portal informasi lowongan kerja berbasis web. Kemudian, melaksanakan kebijakan pembangunan ketenagakerjaan lainnya untuk menurunkan tingkat pengangguran.
Selain itu, pihaknya juga berupaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan program pelatihan kerja melalui peningkatan sarana dan prasarana kerja seperti Mobile Training Unit (MTU), peningkatan kapasitas pelatihan baik pelatihan regular dan MTU, akreditasi lembaga sertifikasi, serta pengelolaan database penempatan kerja setelah pelatihan.
Sedangkan mengenai saran dan pertanyaan terkait ketidakseimbangan pemberian PMD dengan kontribusi deviden serta roadmap kinerja BUMD, Rano menegaskan Eksekutif terus mengupayakan peningkatan kinerja BUMD melalui penetapan Key Performance Indicator (KPI) yang terukur. Lalu dilakukanaudit laporan keuangan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) independen, diagnostik kinerja guna mengembangkan potensi pendapatan, optimalisasi aset, dan restrukturisasi BUMD.
Wagub Rano sekaligus menyampaikan,Penyertaan Modal Daerah (PMD) yang diusulkan pada 2026 difokuskan untuk mendukung program penugasan strategis, yakni pembangunan MRT Jakarta.Â
"Untuk meningkatkan kinerja BUMD dilakukan dengan memberikan target KPI yang terukur. Termasuk progres pembangunan yang dibiayai melalui PMD," pungkas dia. ils/I-1
- Pemprov DKI Jakarta
- Wagub Rano
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
Batal Rilis 26 Agustus, Ini Rincian Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang Disempurnakan
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
-
Ekonomi Dinilai Sulit Tumbuh di Atas 5 Persen
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.