Sering Lihat Kereta India Penuh Manusia di Dalam dan di Atas Gerbong? Tapi Ternyata Transportasi Jakarta Kalah dari Mumbai dan New Delhi

Senin, 08 Sep 2025, 17:31 WIB

JAKARTA – Mungkin banyak dugaan transportasi India buruk. Ternyata, transportasi Mumbai dan New Delhi jauh lebih baik dari Jakarta. Jakarta juga kalah jauh dari sistem transportasi di Seoul.

Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan Jakarta menempati peringkat ke-17 dari 50 kota terbaik di dunia dalam bidang transportasi publik pada tahun 2025. Data ini dikeluarkan lembaga survei internasional Time Out.

Ket. Foto: Transjakarta — Sumber: ist

“Jakarta sekarang dari 50 kota, nomor 17,” tutur Pramono. Jumlah orang yang disurvei mencapai 18.000 responden. Tiga terbagus adalah Hong Kong, Shanghai, dan Beijing. Tapi Jakarta lebih baik dari Kuala Lumpur, Manila, maupun Bangkok. Menurutnya, capaian itu membuktikan Kota Jakarta semakin diperhitungkan secara global, terutama dalam penyediaan sarana publik.

Dia pun berharap peringkat tersebut terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. “Mudah-mudahan dengan ini kita bisa lebih baik, bukan lagi ranking 17, tapi bisa lebih tinggi lagi,” ujar Pramono.

Berikut 19 Kota dengan Transportasi Umum Terbaik berdasarkan Survei Internasional Time Out 2025:

1. Hong Kong, SAR

2. Shanghai, Tiongkok

3. Beijing, Tiongkok

4. Abu Dhabi, UEA

5. Taipei, Taiwan

6. London, Inggris

7. Wina, Austria

8. Seoul, Korea Selatan

9. Mumbai, India

10. Doha, Qatar

11. Delhi, India

12. Singapura, Singapura

13. Zurich, Swiss

14. Brighton, Inggris

15. Edinburgh, Inggris

16. Oslo, Norwegia

17. Jakarta, Indonesia

18. Warsawa, Polandia

19. Tallinn, Estonia

Dalam survei itu, disebutkan moda transportasi umum tersibuk di Jakarta adalah bus, dengan tingkat persetujuan 79 persen.

Bus Transjakarta beroperasi di jalurnya sendiri (busway) di jalan-jalan di ibu kota. Layanan tersebut menawarkan pilihan paling terjangkau bagi warga setempat untuk berkeliling kota. Selain bus Transjakarta, ada pula Mikrotrans, yaitu bus berukuran sedang yang melayani antarhalte busway.

Kemudian, terdapat sejumlah opsi transportasi berbasis rel, yakni MRT (mass rapid transit) dan LRT (light rail transit) yang membantu mengurangi kemacetan di ibu kota, serta kereta komuter yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangga, yaitu Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.