Ranking Kekuatan Delapan Negara Tersisa di Piala Dunia 2026: Prancis Favorit, Maroko Siap Buat Kejutan

Jumat, 10 Jul 2026, 00:20 WIB

NEW YORK – Piala Dunia 2026 memasuki fase paling krusial. Setelah empat pekan persaingan sengit, sebanyak 40 negara telah mengakhiri perjalanan mereka, menyisakan hanya delapan tim yang masih berpeluang mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia pada final yang akan digelar 19 Juli di New Jersey.

Sejumlah raksasa sepak bola telah lebih dulu tersingkir. Belanda, Portugal, Brasil, hingga Jerman gagal melangkah lebih jauh. Kekalahan Jerman dari Paraguay pada babak 32 besar menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang turnamen.

Ket. Foto: Tim nasional Spanyol. — Sumber: FIFA

Berikut analisis kekuatan delapan negara yang masih bertahan berdasarkan performa mereka sejauh ini.

1. Prancis, Favorit Utama Juara

Prancis menempati posisi teratas sebagai kandidat terkuat meraih gelar. Les Bleus tampil sangat produktif dengan mencetak 13 gol dalam empat pertandingan pertama sebelum menyingkirkan Paraguay 1-0 melalui gol penalti Kylian Mbappe pada babak 16 besar.

Meski duet gelandang Adrien Rabiot dan Kouadio Kone diperkirakan akan menghadapi ujian berat jika bertemu Spanyol atau Inggris, kekuatan lini serang Prancis dinilai menjadi pembeda yang membuat mereka layak difavoritkan. Pada perempat final, Prancis akan menghadapi Maroko.

2. Spanyol Makin Solid

Setelah sempat ditahan mengejutkan oleh Tanjung Verde pada laga pembuka, juara Euro 2024 itu terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Tim asuhan Luis de la Fuente memenangi empat pertandingan berikutnya tanpa sekalipun kebobolan. Penjaga gawang Unai Simon masih menjaga catatan nirbobol, sementara bintang muda Lamine Yamal diprediksi akan menjadi senjata utama Spanyol pada fase gugur. Di perempat final, La Roja menghadapi Belgia.

3. Argentina Tetap Berbahaya

Meski banyak pihak meragukan skuad yang mulai menua, terutama dengan Lionel Messi yang memasuki penghujung karier internasionalnya, Argentina tetap menunjukkan mental juara.

Tim besutan Lionel Scaloni memang mendapat perlawanan sengit dari Tanjung Verde dan Mesir, namun pengalaman sebagai juara bertahan membuat Albiceleste tetap menjadi salah satu kandidat utama mempertahankan gelar. Argentina akan menghadapi Swiss pada babak delapan besar.

4. Inggris Mulai Menemukan Irama

Perjalanan Inggris tidak sepenuhnya mulus. Penampilan mereka di fase grup hingga babak 32 besar sempat menuai kritik, terutama setelah dipaksa bekerja keras menghadapi Republik Demokratik Kongo. Namun, The Three Lions bangkit dengan menyingkirkan Meksiko 3-2 di Stadion Azteca pada babak 16 besar.

Meski permainan tim racikan Thomas Tuchel belum sepenuhnya konsisten, kehadiran Jude Bellingham dan Harry Kane membuat Inggris tetap menjadi ancaman serius.

5. Norwegia Jadi Kuda Hitam

Norwegia menjadi salah satu kisah terbesar Piala Dunia 2026. Untuk pertama kalinya sejak pergantian milenium tampil di putaran final, mereka langsung melaju ke perempat final.

Pencapaian itu semakin istimewa setelah menyingkirkan lima kali juara dunia Brasil. Penyerang Erling Haaland menjadi bintang kemenangan berkat dua golnya ke gawang Selecao. Dengan performa impresif Haaland, Norwegia berpotensi melangkah lebih jauh.

6. Maroko Siap Ukir Sejarah Lagi

Juara Piala Afrika sekaligus semifinalis Piala Dunia 2022 itu kembali membuktikan kualitasnya. Maroko tampil meyakinkan sepanjang turnamen, termasuk saat menyingkirkan tuan rumah Kanada pada babak 16 besar.

Namun, jalan menuju final dipastikan tidak mudah. Singa Atlas harus melewati Prancis di perempat final dan berpotensi menghadapi Spanyol apabila lolos ke semifinal.

7. Belgia Bangkit dari Keterpurukan

Belgia sempat tampil mengecewakan pada awal turnamen, bahkan nyaris tersingkir saat menghadapi Senegal.

Tertinggal dua gol hingga lima menit menjelang waktu normal berakhir, Setan Merah melakukan comeback luar biasa sebelum kemudian menghancurkan Amerika Serikat pada babak berikutnya.

Keputusan pelatih Rudi Garcia mencadangkan nama-nama besar seperti Jeremy Doku dan Kevin De Bruyne dinilai menjadi langkah berani yang membuahkan hasil positif.

8. Swiss Jadi Underdog

Swiss memang bukan tim dengan peringkat FIFA terendah yang tersisa, namun mereka dianggap memiliki peluang paling kecil untuk menjadi juara dunia.

Tim asuhan Murat Yakin belum benar-benar menghadapi lawan elite. Setelah menjadi juara Grup B di atas Kanada, Qatar, serta Bosnia-Herzegovina, Swiss menyingkirkan Aljazair dan Kolombia untuk mencapai perempat final. Kini, tantangan sesungguhnya menanti saat mereka berhadapan dengan juara bertahan Argentina.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.