Jangan Kaget Kalau Jalanan Gelap, Ini Siasat Dishub Rejang Lebong Usai Anggaran Dipangkas

Jumat, 10 Jul 2026, 01:25 WIB

REJANG LEBONG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, terpaksa memutar otak untuk mengoptimalkan anggaran pemeliharaan yang terbatas sebesar Rp130 juta demi memperbaiki lebih dari 3.200 titik lampu penerangan jalan umum (LPJU), Kamis (9/7). 

Kepala Dishub Rejang Lebong HR Suryadi, saat dihubungi di Rejang Lebong, Kamis, menyebutkan saat ini terdapat lebih dari 3.200 titik LPJU di seluruh Kabupaten Rejang Lebong, yang mana sebanyak 368 titik di antaranya merupakan lampu median jalan yang bersumber dari arus listrik PT PLN maupun tenaga surya.

Ket. Foto: Petugas teknisi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tengah melakukan perbaikan lampu jalan di wilayah Kecamatan Curup Tengah, Kamis, (9/7). — Sumber: ANTARA/Nur Muhamad

"Anggaran yang tersedia saat ini sebesar Rp130 juta untuk pemeliharaan selama satu tahun. Kami berupaya mengoptimalkan anggaran yang ada ini, karena secara kalkulasi untuk pemeliharaan lampu jalan sebanyak itu sebenarnya tidak mencukupi," kata dia.

Dijelaskan Suryadi, keterbatasan anggaran ini terjadi lantaran pemerintah daerah tengah melakukan kebijakan efisiensi anggaran di berbagai sektor belanja daerah.

Untuk itu, pihaknya, kata dia, menerapkan skala prioritas dengan mengalokasikan sisa dana tersebut untuk memperbaiki titik-titik lampu jalan yang mengalami kerusakan parah, terutama yang berada di jalur rawan kecelakaan lalu lintas maupun rawan tindak kejahatan.

"Kami menyadari bahwa lampu jalan ini memerlukan dana pemeliharaan secara berkala karena sudah banyak yang mengalami kerusakan. Namun, di tengah efisiensi anggaran pemerintah daerah saat ini, kami akan maksimalkan dana yang ada untuk memprioritaskan perbaikan di jalur-jalur rawan," tegasnya.

Dia mengimbau masyarakat Kabupaten Rejang Lebong untuk menjaga dan merawat lampu jalan yang ada di daerah masing-masing, sehingga tidak dirusak atau dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab.

"Kami mengharapkan masyarakat dapat menjaga lampu jalan ini, agar tidak dirusak atau hilang karena dicuri orang. Komponen lampu jalan ini harganya cukup mahal, sehingga kalau rusak atau hilang perbaikan maupun pergantiannya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit," sebut HR Suryadi.

  • lampu jalan rejang lebong
  • lpju
  • dishub rejang lebong
  • anggaran pemeliharaan
  • jalur rawan kecelakaan

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.