Beras Lokal Cocok untuk Jemaah RI, Bulog dan Kemenhaj Matangkan Persiapan Ekspor Beras ke Arab Saudi

Kamis, 05 Feb 2026, 08:50 WIB

JAKARTA — Perum Bulog menggelar rapat koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah untuk mematangkan rencana ekspor beras ke Arab Saudi bagi kebutuhan jamaah Haji dan Umrah, sebagai tindak lanjut atas penugasan Presiden Republik Indonesia.

Rapat yang berlangsung di Kantor Pusat Perum Bulog pada Selasa (3/2) menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, kesiapan teknis, dan langkah operasional guna memastikan pelaksanaan ekspor berjalan tepat waktu, berkualitas, dan sesuai standar pasar internasional, seiring semakin dekatnya musim Haji.

Ket. Foto: Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (kiri) bersama Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Jainul Efendi (kanan) dalam rapat koordinasi untuk mematangkan rencana ekspor beras ke Arab Saudi di Jakarta, Selas (3/2) — Sumber: istimewa

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi oleh Direktur Keuangan Hendra Susanto, Direktur Pemasaran Febby Novita dan Direktur Operasi Andi Afdal. Sementara itu dari Kementerian Haji dan Umrah dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Jainul Effendi. Kemudian turut hadir juga perwakilan dari Kementerian Perdagangan yang mengikuti rapat melalui saluran daring.

Dalam rapat koordinasi ini, para pemangku kepentingan membahas secara komprehensif persiapan ekspor beras ini meliputi pemilihan dan standarisasi kualitas beras, penentuan kemasan yang sesuai dan penentuan harga, hingga penyusunan timeline pengiriman dan skema distribusi yang efisien.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan optimismenya atas peluang ekspor beras tahun ini.

“Alhamdulillah peluang ekspor beras untuk keperluan Haji tahun ini dibuka oleh Pemerintah Arab Saudi dan ini merupakan legacy bagi pemerintah untuk bisa mengekspor beras. Oleh karena itu, kami meminta dukungan dan support dari seluruh kementerian dan lembaga, terutama Kementerian Haji dan Umrah dan Kementerian Perdagangan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Jainul Efendi, menekankan pentingnya ekspor beras lokal demi kenyamanan dan kesehatan jamaah Indonesia.

“Ini menjadi semangat kita bersama Bulog, Kementerian Perdagangan, dan seluruh pihak yang terlibat bahwa kita bisa mengekspor beras ke Arab Saudi, karena alasan utamanya adalah jamaah dari Tanah Air tidak terbiasa mengonsumsi nasi atau beras selain beras lokal, yang tentunya dapat mempengaruhi kesehatan selama menjalankan ibadah,” jelasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan hari ini, Bulog juga menyelenggarakan uji tanak terhadap beberapa sampel beras yang diusulkan untuk ekspor. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai tekstur, aroma, rasa, dan kualitas nasi setelah dimasak, guna memastikan bahwa beras yang akan dikirim memenuhi preferensi konsumen serta standar mutu premium. Hasil uji tanak ini menjadi salah satu dasar dalam penentuan jenis beras dan merek yang akan digunakan dalam program ekspor.

Rapat koordinasi ini juga menegaskan kesiapan Indonesia dalam memanfaatkan momentum surplus beras nasional tahun 2025, yang menjadi bukti keberhasilan swasembada pangan sekaligus membuka peluang strategis bagi Indonesia untuk memperluas peran sebagai eksportir beras di pasar global.

  • Bulog
  • Arab Saudi
  • Ekspor beras
  • Beras lokal Indonesia
  • Kementerian Haji dan Umrah

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.