Era Baru Timnas Indonesia! Kluivert Pertahankan Formasi 4-3-3 Lawan Lebanon
📅 Senin, 08 Sep 2025, 17:50 WIB | Oleh: AlfredPertanyaannya, beranikah Kluivert mempertahankan idealismenya itu? Jika merujuk perkataannya pada jumpa pers, ada sinyal ia akan mempertahankannya.
"Dan melawan Lebanon tentu saja saya tidak ingin mengubah sistem. Saya hanya ingin menyempurnakan sistem. Ada hal lain yang harus diperbaiki," kata pelatih 49 tahun itu
"Ini hanyalah permulaan," begitu tutur ayah pemain AFC Bournemouth Justin Kluivert tersebut. Ia lalu melanjutkan, "Kami ingin menyempurnakan sistem ini, saya harap, dan untuk terus menerapkan ini".
Memang tidak ada salahnya sama sekali Kluivert menggunakan lagi formasi menyerangnya tersebut. Pasalnya, kapan lagi dia akan coba-coba. Bulan depan, Oktober, Timnas Indonesia sudah harus berlaga di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran keempat di Arab Saudi. Tergabung di Grup B, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Arab Saudi dan sesama tim tamu Irak, untuk mencari satu tiket otomatis menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Artinya hanya satu bulan jeda menuju panggung sebenarnya. Oleh karena itu, formasi baru ini harus ia pertahankan untuk melawan Lebanon di Stadion GBT, malam ini pukul 20.30 WIB. Lebanon, sebagai tim yang lebih kuat dari Taiwan, bahkan dari Indonesia sendiri jika diukur dari ranking FIFA, akan jadi tolak ukur sebenarnya kekuatan tim Garuda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari tim peringkat 112 dunia itu, akan didapatkan gambaran sebenarnya kekuatan tim Garuda. Kluivert akan tahu kekurangan-kekurangan yang harus ia perbaiki untuk pakem baru ini. Ia juga akan tahu sedikit gambaran pola permainan yang nanti akan ia terapkan melawan Arab Saudi dan Irak, mengingat Lebanon juga sama-sama tim dari Timur Tengah.
"Saya tidak keberatan (pakai sitem empat bek atau tiga bek). Saya pikir formasinya sangat bagus (lawan Taiwan)," kata Jordi Amat yang bermain sebagai bek tengah bersama Rizky Ridho menghadapi Taiwan.
Saatnya turunkan penampil utama
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketika menghancurkan Taiwan, Kluivert praktis hanya menurunkan satu pemain inti sebagai starter pada kemenangan telak atas Taiwan, Jumat lalu. Satu pemain itu adalah Rizky Ridho, pemilik 46 caps (penampilan) untuk tim Garuda.
Pada pertandingan melawan Lebanon nanti, yang merupakan pertemuan pertama kedua tim, saatnya Kluivert mencoba sistem barunya ini dengan pemain-pemain terbaiknya dari menit awal.
Emil bisa diturunkan kembali sebagai kiper, tapi Kluivert juga dapat memainkan Ernando Ari sebagai opsi.
Untuk dua bek tengah, Kluivert bisa menduetkan pemain Sassuolo Jay Idzes dan pemain Persija Jakarta Ridho untuk pertama kalinya dalam sistem empat bek. Di sisi kanan dan kiri, dapat dihuni oleh Kevin Diks dan Calvin Verdonk. Dua pemain ini sama-sama mendapatkan klub barunya di musim ini, dengan Kevin di Bundesliga Jerman bersama Borussia Moenchengladbach dan Calvin di Prancis bersama Lille.
Lini tengah dapat ditempati oleh Thom Haye dan Joey Pelupessy, seperti laga-laga sebelumnya, keduanya bermain saling melengkapi. Sebagai gelandang serang, Kluivert dapat memainkan Marselino Ferdinan, yang pada laga pertama tampil sebagai pemain pengganti. Dari area winger kiri, Ricky Kambuaya bisa mengisinya, sementara dari sisi kanan dapat ditempati oleh "Anak Depok" Miliano Jonathans.
Ketiadaan Ole Romeny membuat lini depan tak setajam biasanya, tapi Kluivert tak perlu bersedih karena ia dapat memainkan Ragnar Oratmangoen di sana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!