Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Era Baru Timnas Indonesia! Kluivert Pertahankan Formasi 4-3-3 Lawan Lebanon

📅 Senin, 08 Sep 2025, 17:50 WIB | Oleh:
Era Baru Timnas Indonesia! Kluivert Pertahankan Formasi 4-3-3 Lawan Lebanon Doc: ANTARA/Rizal Hanafi
Ket. Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memimpin sesi latihan resmi jelang pertandingan Fifa Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/9).

SURABAYA - Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert mulai menampilkan wajah baru. Setelah menghancurkan Taiwan 6-0, pelatih asal Belanda itu siap mempertahankan formasi 4-3-3 melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, malam ini.

Sore hari ketika itu di Hotel Mulia, Jakarta, Kluivert mengatakan kepada awak media bahwa dia adalah tipe pelatih yang punya filosofi bermain menyerang, dengan 4-3-3 sebagai formasi yang disukainya. Formasi ini, kata Kluivert, membuat sebuah tim mudah memainkan penguasaan bola yang dominan di lapangan.

Namun, seorang pelatih bukanlah seorang pesulap yang mampu mengubah sesuatu dalam sekejap.

Empat pertandingan pertama Timnas di bawah Kluivert masih dilalui dengan formasi tiga bek belakang peninggalan Shin Tae-yong (STY). Empat pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ketiga itu diakhiri dengan dua kemenangan dan dua kekalahan. Dua kemenangan diraih dari Bahrain (1-0) dan China (1-0), sedangkan dua kekalahan didapatkan saat melawan Australia (1-5) dan Jepang (0-6).

Kluivert beralasan pada periode itu, ia tak punya cukup waktu untuk mengaplikasikan pendekatan permainan secara menyeluruh. Selain tak punya waktu, empat pertandingan itu bersifat "hidup mati", sehingga tak ada ruang untuk bereksperimen.

Delapan bulan kemudian, janji yang pernah ia ucapkan terwujud. Saat Indonesia melawan Taiwan dalam FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat lalu, Kluivert untuk pertama kalinya menurunkan "wajah baru" sistem permainan empat bek dalam formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1.

Perubahan ini akhirnya menandai "era baru" Indonesia di bawah sentuhan tim kepelatihan dari Belanda. Sebelumnya mereka selalu menggunakan pakem formasi tiga bek sebanyak 25 kali, 21 kali bersama pelatih lama STY dan empat kali bersama Kluivert. Terakhir kali tim Garuda menggunakan formasi empat bek adalah saat membungkam Brunei Darussalam dua kali pada putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan kemenangan masing-masing 6-0 pada Oktober dan November 2023.

Penerapan sistem baru ini menghasilkan 69 persen penguasaan bola untuk Indonesia, dengan 680 total umpan yang memiliki akurasi mencapai 89 persen, demikian menurut catatan statistik Lapang Bola.

Dari penguasaan ini, terciptalah total 23 tembakan. Lima di antaranya adalah tepat sasaran dan semuanya menjadi gol melalui Jordi Amat (4'), Marc Klok (33'), Eliano Reijnders (38'), Ramadhan Sananta (58'), Sandy Walsh (60'), dan satu lagi lewat gol bunuh diri Ming Hsiu Chao (24').

Taiwan sendiri hanya melesatkan tujuh tembakan, dua di antaranya tepat sasaran, tapi mudah diamankan oleh kiper Emil Audero yang merumput di Serie A Italia bersama Cremonese.

Skor 6-0, adalah kemenangan sangat pantas untuk menggambarkan betapa jauhnya gap kualitas kedua tim. Perbedaan kualitas kedua tim tak lepas dari peringkat mereka di ranking FIFA, dengan Indonesia berada di posisi 118 dunia, sementara Taiwan di posisi 172 dunia.

Kluivert mengaku cukup puas melihat cara timnya bermain, termasuk saat menyerang (transisi positif) dan bertahan (transisi negatif) dalam formasi 4-2-3-1, meski tetap menyorot sejumlah aspek yang perlu disempurnakan.

"Saya pikir rencana permainan kami dieksekusi dengan sangat baik oleh para pemain. Mentalitas para pemain luar biasa. Tidak masalah melawan tim apa pun Anda bermain, menurut saya, Anda perlu melihat diri sendiri dan menghormati rencana permainan, dan itulah yang kami lakukan," kata pelatih yang merupakan mantan pemain FC Barcelona tersebut, pada jumpa pers pasca pertandingan kontra Taiwan, Jumat.

Sinyal mempertahankan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.