Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Putin Tegaskan Hanya Siap Bertemu Zelensky di Moskow, Tolak Pertemuan di Negara Ketiga

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Putin Tegaskan Hanya Siap Bertemu Zelensky di Moskow, Tolak Pertemuan di Negara Ketiga Doc: Novinite

JAKARTA — Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kembali bahwa dirinya tidak akan melakukan perjalanan ke luar negeri untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, namun membuka peluang untuk menjamu pertemuan di Moskow. Berbicara dalam sesi pleno Forum Ekonomi Timur pada 5 September, Putin menekankan bahwa undangan datang dari pihak Ukraina.

“Pihak Ukraina yang menginginkan pertemuan ini dan mengusulkannya. Saya katakan, ‘Saya siap. Silakan datang.’ Kami pasti akan menyediakan kondisi untuk bekerja dan menjamin keamanan 100 persen,” ujarnya seperti dikutip media yang berafiliasi dengan Kremlin.

Putin mengkritik gagasan pertemuan di negara ketiga dan menyebutnya sebagai permintaan yang berlebihan. “Jika mereka berkata kepada kami, ‘Kami ingin bertemu dengan Anda, tetapi Anda harus pergi ke tempat tertentu untuk pertemuan ini,’ menurut saya itu hanyalah tuntutan yang berlebihan. Saya ulangi sekali lagi: jika seseorang benar-benar ingin bertemu dengan kami, kami siap. Tempat terbaik adalah ibu kota Federasi Rusia – kota pahlawan Moskow,” kata Putin.

Sebelumnya, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa Putin secara pribadi telah mengundang Zelensky ke Moskow “untuk negosiasi, bukan untuk kapitulasi.” Ia menambahkan bahwa inisiatif ini datang dari Rusia, meski pihak Ukraina dilaporkan menolak tawaran tersebut. Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyebut proposal itu “tidak dapat diterima,” sementara Zelensky menilai undangan tersebut bisa jadi hanya taktik untuk menunda.

“Rekan-rekan Amerika kami telah memberi tahu bahwa Putin mengundang saya ke Moskow. Saya percaya bahwa jika Anda ingin mencegah pertemuan itu terjadi, maka Anda harus mengundang saya ke Moskow,” kata Zelensky.

Terkait keberadaan pasukan asing di Ukraina, Putin menegaskan bahwa dirinya tidak melihat perlunya kehadiran militer internasional di wilayah Ukraina setelah tercapai kesepakatan damai. Dalam forum yang sama, ia menyatakan, “Mengenai kemungkinan adanya kontingen militer di Ukraina – yah, ini salah satu akar masalah yang menarik Ukraina ke NATO. Oleh karena itu, jika ada pasukan yang muncul di sana, terutama saat pertempuran aktif, kami menganggap mereka sebagai target sah untuk serangan.”

Putin menambahkan, apabila kesepakatan damai tercapai, maka tidak ada alasan lagi bagi pasukan asing untuk berada di Ukraina. Ia juga menegaskan bahwa Rusia akan mematuhi jaminan keamanan yang disepakati bersama. “Jika kesepakatan tercapai yang mengarah pada perdamaian jangka panjang, maka saya tidak melihat alasan keberadaan mereka di wilayah Ukraina. Itu saja. Karena jika kesepakatan itu tercapai, jangan ada yang meragukan bahwa Rusia akan melaksanakannya sepenuhnya,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan bahwa Rusia akan menghormati setiap pengaturan keamanan yang dirumuskan “baik untuk Rusia maupun untuk Ukraina.” Putin menutup dengan penegasan, “Rusia tentu akan memenuhi perjanjian tersebut.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.