Soal Program Sapi Merah Putih, Legislator Tekankan Peternak Kecil Harus Dilibatkan

Kamis, 04 Sep 2025, 13:37 WIB

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas meluncurkan program Sapi Merah Putih untuk memperkuat industri sapi perah Nasional. Program ini fokus pada peningkatan genetik, sehingga membantu sapi lebih produktif dan berdaya tahan. 

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin menyampaikan dukungan terhadap program ini.

Ket. Foto: Peluncuran program Sapi Merah Putih di Lapangan Banteng, Jakarta, 29 Agustus 2025. — Sumber: Instagram/@moosagenetics

“Tentunya, program ini menjadi sesuatu hal yang sangat menarik. Karena melihat tantangan industri peternakan sapi kita. Sehingga, saya sangat setuju perlu untuk dikembangkan. Terutama untuk mendukung program makan bergizi gratis yang sedang diimplementasikan sekarang,” ujarnya melalui keterangan persnya yang disiarkan media resmi parlemen, Kamis (4/9). 

Dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Kementerian PPN/Bappenas pada Rabu (3/9), Putri menyebut saat ini produktivitas sapi perah Indonesia masih sangat rendah.

Menurut data Bappenas, rata-rata hanya 10–12 liter per ekor per hari, dan secara global berada di peringkat ke-209. Di sisi lain, konsumsi susu nasional terus meningkat hingga 4,5 juta ton per tahun, sementara produksi domestik hanya mampu memenuhi sekitar 0,9 juta ton. Hal ini membuat ketergantungan yang tinggi terhadap impor susu.

“Terkait dengan program sapi merah putih ini, tentunya Bappenas perlu memastikan seperti apa nantinya peternakan kecil bisa dilibatkan dalam program ini. Dengan demikian, perekonomian di tingkatan desa di seluruh Kabupaten/Kota tetap bisa bergerak,” ucap Puteri.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy menjelaskan program Sapi Merah Putih merupakan simbol kemajuan, melalui perbaikan genetik yang dilakukan oleh para ahli dengan didukung teknologi dan pengetahuan.

“Ahli embrio transfer manusia, ahli embrio transfer hewan, bersatu, membuat contoh perbaikan genetik. Kalau ini bisa dilakukan ke seluruh tanaman dan ternak. Ini akan menjadi revolusi. Disitulah pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Lalu, bagaimana kita sebagai perencana nasional, bisa membuat orang seperti ini ada dimana-mana,” kata Rachmat.

Menutup keterangannya, Puteri mendorong kolaborasi dengan melibatkan berbagai pihak dalam mensukseskan program sapi merah putih, agar program ini mampu dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

“Tentu, kami apresiasi karena program ini tidak didanai APBN, melainkan melibatkan partisipasi pihak perbankan, seperti Bank BRI. Termasuk sinergi dan kolaborasi bersama IPB dan pihak swasta lainnya. Karenanya, saya mendorong adanya roadmap atau peta jalan program dari Bappenas. Sehingga, kolaborasi ini dapat dikembangkan lebih lanjut secara lebih luas,” tutup Puteri

  • Sapi Merah Putih

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.