Kesaksian Mengerikan! Warga Temukan Enam Jasad di Bangkai Helikopter Tanah Bumbu

Kamis, 04 Sep 2025, 06:34 WIB

TANAH BUMBU - Warga Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, menemukan bangkai helikopter BK117 D3 yang jatuh di hutan Gunung Belumutan, Kalimantan Selatan. Dari lokasi tersebut, warga mendeteksi enam jasad korban, sebagian dalam kondisi hangus terbakar.

Tim Anggrek 1 Cabang Nangka, Remisor, sebagi saksi yang pertama menemukan bangkai Helikopter BK117 D3, mengatakan potongan badan enam jasad masih bisa terdeteksi, pasca kecelakaan helikopter di kawasan hutan Gunung Belumutan, Desa Emil Baru, Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Ket. Foto: Warga lokal Remisor (kiri) yang pertama kali melihat bangkai helikopter tipe BK117 D3 yang sebelumnya hilang kontak dan ditemukan di kawasan hutan pegunungan, di Posko 3 Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9). — Sumber: ANTARA/Sujud Mariono

Remisor di Posko 3 Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Rabu malam, mengatakan setelah berada di lokasi penemuan pada Rabu (3/9) sekitar pukul 14.45 WITA, lebih dari 50 meter terlihat seorang jasad dengan kulit berwarna putih dan badan besar dengan posisi tengkurap.

“Di sekitar helikopter yang hangus ini, kayu dan pohon-pohon rusak, sepertinya bekas heli jatuh,” ujar dia.

Setelah itu, Remisor melihat beberapa jasad di sekitar bangkai helikopter yang hangus.

“Kalau tidak salah saat pembongkaran, ada enam jasad yang masih bisa dideteksi. Sisanya hangus terbakar,” ungkapnya.

Remisor menjelaskan jasad itu kemungkinan ada enam badan yang terpotong-potong. Potongan bagian tubuh terpisah, ada bagian kepala, ada kaki, dan ada bagian badan.

“Jadi tadi kami hitung sekitar enam jasad bisa dideteksi, sisanya hangus terbakar,” tuturnya.

Dari enam potongan badan manusia yang terdeteksi, Remisor mengatakan ada dua jasad yang hampir utuh untuk dikenali.

Sebelum menemukan helikopter hangus di lokasi, Remisor yang merupakan warga Desa Emil Baru pada Senin (1/9) sebelum pukul 09.00 WITA, sedang mengantar anak ke sekolah.

Saat akan kembali ke rumah, dia dan warga lain tiba-tiba melihat ke arah atas ada helikopter lewat dengan bunyi yang asing dari biasanya.

Kemudian, helikopter itu menjauh dan hilang tertutup kabut di sekitar gunung.

“Awalnya saya sudah curiga kok suara helikopter ya beda dan berasap, biasanya suara helikopter gagah, tapi ini bunyinya terrrrrkkkkk,” ujar Remisor.

  • kalimantan selatan
  • kecelakaan helikopter
  • gunung belumutan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.