Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaksanaan Imunisasi Campak dengan Sistem Jemput Bola

📅 Senin, 01 Sep 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Pelaksanaan Imunisasi Campak dengan Sistem Jemput Bola Doc: Antara

Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur melakukan imunisasi campak dengan sistem jemput bola untuk mempercepat pelaksanaan dan mencegah penularannya.

"Pola imunisasi jemput bola ini kami lakukan karena jumlah kasus kini terus bertambah," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang Samsul Hidayat di Sampang, Senin.

Ia menjelaskan, pada pertengahan Agustus 2025 jumlah kasus campak di kabupaten itu sebanyak 413 kasus. Namun hingga 31 Agustus 2025 bertambah menjadi 433 kasus.

"Tambahan 20 kasus selama kurun waktu setengah bulan ini tidak sedikit. Karena itu, upaya untuk mempercepat cakupan imunisasi kami lakukan dengan cara jemput bola," katanya.

Petugas vaksin mendatangi langsung rumah-rumah warga ke desa-desa dibantu para kader posyandu yang ada di desa itu.

Selain itu, di Sampang juga sudah ada pasien campak yang meninggal dunia, yakni pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang.

Menurut Samsul, bertambahnya jumlah penderita penyakit campak tersebut karena masih banyak anak yang tidak menjalani vaksin Measles-Rubella (MR), sehingga mudah terpapar bakteri yang menyebabkan penyakit itu.

"Para penderita campak di Sampang ini paling banyak dari Kecamatan Camplong dan Karangpenang," katanya.

Ia menuturkan, di Kecamatan Camplong terdata sebanyak 115 penderita, sedangkan di Kecamatan Karangpenang sebanyak 88 penderita.

"Sisanya menyebar di 12 kecamatan, karena di Sampang ada 14 kecamatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.