Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manggarai Barat Vaksinasi Hewan Penyebar Rabies di 12 Kecamatan

📅 Sabtu, 30 Agu 2025, 16:00 WIB | Oleh:
Manggarai Barat Vaksinasi Hewan Penyebar Rabies di 12 Kecamatan Doc: ANTARA/HO-Kominfo Manggarai Barat
Ket. Suasana vaksinasi rabies bagi hewan penular rabies di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Labuan Bajo -- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) melakukan vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR) di 12 kecamatan di daerah itu guna mencegah penularan penyakit rabies.

"Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189 tahun 2025 tingkat Kabupaten Manggarai Barat," kata Kepala DPKH Manggarai Barat Abidin dihubungi di Labuan Bajo, Jumat.

Ia menambahkan total HPR di Kabupaten Manggarai Barat hingga tahun 2025 sebanyak 19.845 ekor yang tersebar di 12 kecamatan.

"Vaksinasi ini bagian dari komitmen kami untuk memberantas penyakit rabies di wilayah ini," ujarnya.

Seluruh petugas kesehatan hewan dan dokter veteriner di Manggarai Barat, lanjut dia, telah dikerahkan untuk melakukan vaksinasi.

Ia meminta warga lebih khusus yang memiliki HPR agar kooperatif dan berpartisipasi dalam vaksinasi rabies, sebab pengalaman terhambatnya vaksinasi di daerah itu karena warga pemilik HPR yang apatis dan menyembunyikan hewan peliharaannya.

"Kalaupun alasan anjingnya jaga ladang dari ancaman kera, jaga kebun dan lain-lain tapi mesti minimal diikat, sehingga mudah divaksin oleh petugas," ujarnya.

Ia juga menjelaskan vaksinasi dilakukan agar HPR di Manggarai Barat tidak menyebabkan kejadian yang luar biasa, terlebih Manggarai Barat yang beribukota Labuan Bajo dikenal sebagai kota wisata yang terkenal.

“Jadi kita harus jaga betul, jangan sampai ada kejadian luar biasa yang menyebabkan ada yang tertular, baik kepada manusia maupun kepada hewan,” katanya.

Lebih lanjut, untuk HPR yang telah mendapatkan vaksin, akan diberikan penanda kalung berwarna merah di bagian leher, sehingga bisa dibedakan dengan hewan lain yang belum divaksin.

Sebelumnya, Pemkab Manggarai Barat menyiapkan sebanyak 20.599 dosis vaksin anti rabies untuk vaksinasi hewan penular rabies (HPR) di 12 kecamatan guna mencegah terjadinya penularan penyakit rabies.

"Sebanyak 9.997 dosis yang sudah dipakai hingga saat ini di 12 kecamatan dan persentase vaksinasi sudah 50,22 persen dari total HPR sebanyak 19.845 ekor di tahun 2025," kata Abidin.

Abidin menambahkan, jumlah vaksin anti rabies di daerah itu akan bertambah karena terdapat bantuan sebanyak empat ribu dosis vaksin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT.

"Kami sangat apresiasi karena Pemprov NTT juga sangat mendukung vaksinasi rabies ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.