Proyek LNG Abadi Blok Masela Catatkan Iinvestasi Rp342 Triliun dan Akan Serap 13 Ribu Pekerja
Kamis, 28 Agu 2025, 13:29 WIBJAKARTA - â Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot Tanjung mengungkapkan Proyek Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi di Blok Masela, Maluku, mencatatkan investasi sebesar 20,94 miliar dollar AS atau Rp342,59 triliun (kurs Rp16.360), serta menyerap tenaga kerja hingga 13.461 orang.
â"Dengan nilai investasi sebesar 20,94 miliar dollar AS, proyek ini menyerap sekitar 12.611 tenaga kerja pada fase development dan sekitar 850 tenaga kerja pada fase operasi. Multiplier effect yang kita harapkan bisa benar-benar terwujud dan masyarakat di sekitar proyek merasakan langsung dampak positif keberadaan proyek ini," kata Yuliot dalam Peresmian Fase Front-End Enginering Design (Feed) Proyek LNG Abadi di Jakarta, Kamis (28/8).
âKementerian ESDM, katanya, berkomitmen untuk memastikan bahwa proyek tersebut menerapkan standar lingkungan yang tinggi termasuk implementasi Carbon Capture Storage (CCS) untuk menunjukkan bahwa Indonesia dapat mengembangkan potensi sumber daya alam sambil tetap berpegang teguh kepada prinsip-prinsip good governance dan juga bertanggung jawab terhadap lingkungan guna mencapai target net zero emissions (NZE).
âYuliot mengatakan proyek tersebut akan memproduksi 9,5 Million Tonnes Per Annum (MTPA) LNG, 150 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) gas pipa, dan 35 ribu barel minyak kondensat per hari.
â"Gas bumi ini diharapkan dapat berkontribusi untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus meningkatkan daya saing industri di dalam negeri," katanya lagi.
âSementara itu, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto mengatakan mereka berkomitmen untuk mengakselerasi perizinan dari proyek ini.
âSKK Migas menargetkan agar proses Feed Proyek LNG Abadi selesai di akhir tahun 2025. â"Dalam proses pelaksanaan Feed ini kita juga akan melakukan proses bersamaan hal-hal yang perlu kita tender sambil kita menyelesaikan perizinan. Pemerintah Indonesia sudah membuktikan bahwa menjamin semua perizinan itu dapat kita selesaikan pada tahun ini juga," katanya.
âInpex Masela, sebagai operator, yang mewakili mitra perusahaan patungan berharap proyek itu dapat memberikan kontribusi signifikan, khususnya terhadap pembangunan ekonomi di wilayah Indonesia bagian timur, serta mendukung pencapaian target nasional Indonesia untuk mencapai net zero emisi CO2 pada 2060.
âAdapun jangka waktu production sharing contract (PSC) proyek tersebut ditetapkan hingga 15 November 2055, dengan wilayah kontrak seluas 2.503 km2 dan kedalaman laut dalam rentang 400-800 meter.
âBlok itu berlokasi sekitar 170-180 km di sebelah barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
- investasi
- Wamen ESDM
- Proyek LNG Abadi Blok Masela
- Serap Tenaga Kerja
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Dana Otsus Tahap I 2026 Cair, Rp138,44 Miliar untuk Tiga Daerah di Papua Barat
-
RSUD Yowari Disorot, Wamendagri dan Wamenkes Komit Perbaiki Layanan Kesehatan Papua
-
Menteri KP Trenggono Tegaskan Kebijakan Pemerintah Berpihak pada Nelayan
-
"Bawa Nama Saya untuk Proyek? Laporkan!" – Amuk Bupati Mimika ke Oknum Pencatut Nama
-
Ranking Melonjak, Janice Tjen Siap Unjuk Gigi di Meksiko
-
Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani Melaju ke Final Swiss Open 2026
-
La Liga Spanyol: Real Madrid Tundukkan Atletico dalam Laga Derby, Barcelona Menang Tipis atas Rayo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.