Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Muslimat NU Bantu Percepat Penurunan 'Stunting' di Lombok Utara

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 17:56 WIB | Oleh:
Muslimat NU Bantu Percepat Penurunan 'Stunting' di Lombok Utara Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Lombok Utara
Ket. Pimpinan Pusat Muslimat NU Dra Hj Andi Nurhiyari Jamaro (kiri kedua) saat memberikan cindera mata kepada Sekda Lombok Utara Anding Duwi Cahyadi saat acara pengukuhan kader ibu asuh anak terindikasi stunting di Lombok Utara, Kamis (28/8).

MATARAM - Pengurus Muslimat Nahdhatul Ulama (NU) Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dikukuhkan menjadi kader ibu asuh anak terindikasi stunting untuk membantu percepatan penurunan stunting di daerah setempat.

"Sebagai organisasi wanita terbesar di Indonesia, organisasi Muslimat NU bergerak di bidang sosial keagamaan sebagai mitra pemerintah,” kata Pimpinan Pusat Muslimat NU Dra Hj Andi Nurhiyari Jamaro saat acara pengukuhan kader ibu asuh stunting di Lombok Utara, Kamis (28/8).

Ia mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sejak hari Rabu dengan berbagai acara, dengan mengunjungi dan memberikan bantuan ke beberapa pesantren yang ada di Kabupaten Lombok Utara.

Muslimat NU memiliki tiga program unggulan yang langsung diresmikan oleh Presiden RI Prabowo yaitu mengentaskan Muslimat cantik kemiskinan ekstrem, Muslimat cantik sehat dan bugar serta Muslimat cantik sadar lingkungan.

“Ketiga program ini dikolaborasikan dengan berbagai program pemerintah daerah Lombok Utara yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Sunting (Genting) untuk menurunkan angka stunting,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Anding Duwi Cahyadi menyampaikan apresiasi kepada para pengurus Muslimat NU yang telah dikukuhkan semoga dalam melaksanakan tugas dan kewajiban berjalan dengan baik serta mampu berkolaborasi dengan semua pihak.

“Selamat kepada pengurus yang telah dikukuhkanuntuk menyongsong Indonesia Emas di 2045,” katanya.

Ia mengatakan Kabupaten Lombok Utara masih tinggi angka stunting, sehingga menjadi atensi pemerintah daerah bersama semua pemangku kepentingan lainnya untuk terus menekan agar bisa turun secara signifikan.

“Pentingnya sosialisasi dan pencegahan seperti kemiskinan dan pernikahan dini, karena dua hal inilah yang menjadi prioritas utama dalam pencegahan stunting,” katanya.

Sementara itu, Ketua Muslimat NU NTB Hj Dewi Yani Wahyuti mengatakan Muslimat NU saat gempa di 2018 langsung turun ke masyarakat untuk memberikan bantuan dan trauma healing dan setelah gempa, dalam perjalanan pascagempa wajah Kabupaten Lombok Utara telah berbeda dan sangat maju dari sebelumnya.

“Muslimat NU merupakan mitra pemerintah dalam membantu serta bekerjasama demi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,”katanya.

Ia mengatakan beberapa program unggulan yang bertujuan untuk membantu masyarakat terutama masyarakat miskin dan miskin ekstrem serta penurunan stunting, sehingga hal tersebut sebagai kepedulian Muslimat NU untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakat.

“Muslimat NU NTB telah bekerjasama dengan seluruh Bupati dan Wali kota se Provinsi NTB serta mensosialisasikan kepada seluruh pondok pesantren NU untuk mencegah stunting dan pernikahan dini,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara mencatat jumlah angka stunting saat ini mencapai 13,5 persen di pertengahan 2025 atau di bawah target nasional yakni 14 persen. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.