Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wisatawan Diimbau Patuhi Zona Rekomendasi Saat Mendaki Gunung Api

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 17:25 WIB | Oleh:
Wisatawan Diimbau Patuhi Zona Rekomendasi Saat Mendaki Gunung Api Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Kepala PVMBG Hadi Wijaya menjelaskan tentang potensi bencana akibat erupsi gunung api dan pergerakan tanah dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Efektivitas Komunikasi Risiko Bencana di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (26/8).

Mataram -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau wisatawan untuk mematuhi zona rekomendasi jarak aman saat mendaki gunung api agar tidak mengalami kecelakaan maupun menjadi korban jiwa.

"Masyarakat harus siaga dan mematuhi zona rekomendasi yang kami buat," kata Kepala PVMBG Hadi Wijaya saat ditemui dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Efektivitas Komunikasi Risiko Bencana di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa.

Saat musim kemarau, cuaca cerah tanpa kabut dan badai membuat kunjungan turis yang mendaki gunung cenderung meningkat. Dari 500 gunung di Indonesia, PVMBG menyebut ada 127 gunung api aktif.

Wisata pendakian banyak dilakukan di gunung-gunung api, seperti Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Timur, Gunung Dempo di Sumatera Selatan, dan Gunung Dukono di Maluku Utara.

Pada akhir 2023, sebanyak 23 orang tewas di dekat kawah Gunung Marapi yang berada di Sumatera Barat. Mereka tewas saat mendaki tanpa izin ke puncak gunung api tersebut.

Pada 2024, aktivitas pendakian tanpa izin dilakukan oleh belasan pendaki di Gunung Dukono. Mereka mendaki gunung yang rutin erupsi tersebut hanya untuk melihat abu vulkanik yang keluar dari mulut kawah.

Hadi menegaskan pentingnya untuk memperhatikan aturan dan regulasi yang berlaku dari pemerintah agar tidak ada lagi korban jiwa akibat aktivitas vulkanik gunung api.

"Misal zona rekomendasi 2 hingga 3 kilometer tidak boleh ada aktivitas, maka itu harus dipatuhi. Zona rekomendasi menjadi upaya kita bersama agar terhindar dari insiden kecelakaan, bahkan korban jiwa," pungkasnya.

Pada 26 Agustus 2025, PVMBG menerbitkan laporan khusus tentang peningkatan suhu air danau kawah Tiwu Koofai Nuwamuri di Gunung Kelimutu yang berlokasi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Pemantauan sebelumnya suhu air danau hanya 25,3 derajat Celcius pada 18 Agustus 2025, kemudian naik menjadi 34,2 derajat Celcius pada 26 Agustus 2025.

Gunung Kelimutu merupakan gunung api wisata yang diminati oleh para turis. PVMBG mengimbau masyarakat dan pengunjung agar tidak mendekati kawah Tiwu Koofai Nuwamuri untuk menghindari letusan freatik dan menggunakan masker guna menghindari bau belerang yang menyengat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Ganda Campuran Debutan Lolo...
Daerah
Harga Pupuk Turun Bantu Kur...
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Janic...
Olahraga
Swiatek Hadapi Ujian Berat ...

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Daerah
Tim SAR Lakukan Penyisiran ...

Tenun Goyor Hadapi Tantangan Regenerasi Penenun

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Olahraga
Manchester United Bidik Joa...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.