Kepala BI Sulsel Minta Warga Tanam Tomat dan Cabai untuk Tekan Inflasi
📅 Rabu, 27 Agu 2025, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
MAKASSAR – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, meminta masyarakat setempat untuk menanam tomat dan cabai guna menekan inflasi di daerah tersebut.
"Kalau kita lihat inflasi sampai dengan bulan Juli year to year-nya penyumbang utama masih emas, yang kedua adalah beras, ketiga tomat," kata Rizki di Makassar, Rabu (27/8).
Dia mengatakan, komoditas tomat ini meskipun hanya satu bulan harganya, namun kenaikan harganya lebih dari 100 persen atau menjadi penyumbang inflasi sampai bulan Juli 2025.
Menyikapi kondisi tersebut, semua keluarga diminta memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tomat dan cabai sehingga tingkat ketergantungan pada dua jenis sayuran itu dapat ditekan.
Jika tingkat ketergantungan pada kedua komoditi itu dapat ditekan, otomatis dampak ke inflasi Sulsel juga berkurang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sementara komoditas beras, diakui secara konsisten naik dan sejak Januari pelan-pelan naik itu," jelas Rizki.
Khusus beras, lanjut dia, pada triwulan II-2025 menyumbang inflasi akibat penyaluran beras SPHP oleh Bulog dinilai belum optimal di lapangan. Karena itu, pihaknya terus mendorong agar pihak Bulog mendistribusikan beras SPHP lebih optimal lagi.
Dengan pendistribusian SPHP yang lebih cepat sampai ke masyarakat yang berhak menerima, tentu masyarakat tidak perlu terpengaruhi di harga beras di pasaran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!